Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Sejarah Hari Ini: Irak Merdeka

Kamis 03 Okt 2019 07:18 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Ani Nursalikah

Salah satu sudut Kota Baghdad, Irak.

Salah satu sudut Kota Baghdad, Irak.

Foto: Wikimedia
Irak merdeka setelah 17 tahun pemerintahan Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Pada 3 Oktober 1932, Irak memperoleh kemerdekaan. Dengan masuknya Irak ke Liga Bangsa-Bangsa, Inggris mengakhiri mandatnya atas bangsa Arab. Hal ini membuat Irak merdeka setelah 17 tahun pemerintahan Inggris dan berabad-abad pemerintahan Ottoman.

Dilansir History, Inggris awalnya merebut Irak dari Turki Utsmaniyah selama Perang Dunia I dan diberikan mandat oleh Liga Bangsa-Bangsa untuk memerintah negara pada 1920. Monarki Hashemite diorganisasi di bawah perlindungan Inggris pada 1921.

Pemerintah Irak mempertahankan hubungan ekonomi dan militer yang erat dengan Inggris, yang mengarah ke beberapa pemberontakan anti-Inggris.  Pemberontakan pro-Axis pada 1941 menyebabkan intervensi militer Inggris, dan pemerintah Irak setuju mendukung upaya perang Sekutu. 

Pada 1958, monarki digulingkan, dan selama dua dekade berikutnya Irak diperintah oleh serangkaian pemerintahan militer dan sipil. Pada 1979, Jenderal Saddam Hussein menjadi diktator Irak. Dia memegang kekuasaan dengan banyak menindas,  sampai menghilang dan kemudian sekarat di hadapan invasi koalisi pimpinan Amerika terhadap Irak pada 2003.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA