Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Mantan Dokter Sembunyikan Sayur di Makanan Trump Bantu Diet

Jumat 28 Feb 2020 06:40 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Agus Yulianto

Presiden AS Donald Trump, 22 September 2019.

Presiden AS Donald Trump, 22 September 2019.

Foto: AP Photo/Evan Vucci
Trump dikenal sebagai pemakan humberger yang sulit untuk diet.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Mantan dokter kesehatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ronny Jackson mengakui biasa menaruh sayuran ke makanan presiden AS. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk membantu menurunkan berat badan sang presiden.

Jackson juga mengatakan, ia telah mengenalkan mesin latihan olahraga di Gedung Putih. "Kami membuat makanan lebih mudah dimakan, kami memasukkan kembang kol ke dalam kentang tumbuk (presiden)," ujar dokter Jackson dikutip Sky News, Jumat (28/2). Trump menjabat pada usia 70 tahun yang menjadikannya presiden AS tertua yang tercatat dalam sejarah.

Meskipun sang dokter kini terjun untuk menjadi anggota Kongres dari Partai Republik, Jackson tetap membantu Trump mengurangi 10 hingga 15 pound (4-5 kilogram) berat tubuh Presiden AS dalam program diet.

Kepada New York Times Jackson mengatakan, salah satu penyesalan terbesar adalah meninggalkan posisinya sebagai penasihat dokter presiden AS.  

Hal itu menyebabkan berat badan Trump naik 4 pound (1,81 kg) dari berat badan sebelumnya. "Latihan itu tidak pernah berjalan sebanyak yang saya inginkan. Tapi kami sedang mengerjakan dietnya," ujar Jackson. 

Presiden Trump telah melalui tes kognitif sebagai bagian dari pemeriksaan medis pertamanya setelah ia memenangkan suara rakyat untuk ke Gedung Putih. Kesehatannya pun tercatat baik.

"Saya merasa sangat yakin bahwa dia tak memiliki masalah medis," kata Jackson kala itu. Meski begitu, Trump dikenal sebagai pemakan humberger yang sulit untuk diet. "Ini disebut genetika. Beberapa orang memiliki gen hebat", kata dia. 

Namun, Jackson mengklaim bahwa Trump melakukan diet sehat selama 20 tahun terakhir. "Dia mungkin hidup sampai 200 tahun," ujarnya.

Trump diketahui sedang dalam pengobatan untuk menurunkan kadar kolestrol, serta mengkonsumsi pil anti kebotakan setiap hari. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA