Rabu 03 Feb 2021 14:34 WIB

Rezim Militer Myanmar akan Selidiki Dugaan Kecurangan Pemilu

Dugaan kecurangan pemilu jadi alasan militer menggulingkan pemerintahan sipil Myanmar

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini
Panglima Tertinggi militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing
Foto:

Pemerintahan militer akan tetap melanjutkan kebijakan mengatasi pandemi Covid-19 yang sebelumnya dijalankan oleh pemerintahan Suu Kyi. Selain itu, Hlaing juga akan mengambil langkah untuk meningkatkan ekonomi yang terkena dampak pandemi, terutama sektor pertanian. 

Kudeta militer menjadi pukulan besar bagi seluruh rakyat Myanmar. Harapan mereka untuk menuju jalan demokrasi yang stabil telah pupus. Pada Selasa (2/2) malam, puluhan orang berkumpul di Yangon dan membunyikan klakson mobil serta memukul panci dan wajan. 

Aksi tersebut merupakan bagian dari protes terhadap kudeta militer. Mereka menyerukan agar Suu Kyi dan tahanan lainnya dibebaskan. Selain itu, sekitar 3.000 orang pendukung militer juga menggelar demonstrasi di pusat kota. 

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement