Selasa 11 May 2021 12:28 WIB

Kabinet Israel Setujui Serangan Udara Besar-besaran ke Gaza

Juru bicara Angkatan Darat Israel mengatakan tanggapan Israel akan 'tajam'.

Red: Nur Aini
Kabinet keamanan Israel menyetujui agresi udara besar-besaran ke Gaza.
Kabinet keamanan Israel menyetujui agresi udara besar-besaran ke Gaza.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Kabinet keamanan Israel menyetujui agresi udara besar-besaran ke Gaza. Hal itu dilaporkan media Israel pada Senin (11/5).

Menurut harian Israel Yedioth Ahronoth, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz juga telah mengumumkan keadaan darurat di daerah 80 kilometer di sekitar Jalur Gaza. Keputusan itu memberikan otoritas kepada pasukan Israel memberlakukan pembatasan interaksi masyarakat dan mengevakuasi penduduk dari daerah tersebut.

Baca Juga

Menurut penyiar publik Israel KAN, tentara Israel pada Senin (10/5) malam mengancam Hamas bahwa balasan terhadap roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza akan "tajam dan tidak akan berlangsung beberapa menit, tetapi berhari-hari." Tentara Israel telah memutuskan untuk menangguhkan sekolah di permukiman dekat Jalur Gaza pada Selasa.

Pada Senin malam, pesawat tempur Israel melancarkan serangan bertubi-tubi ke Jalur Gaza. Kelompok perlawanan Palestina menembakkan setidaknya 40 roket, termasuk tujuh roket ke Yerusalem, sementara roket-roket lainnya mengarahkan ke Ashkelon, Sderot, dan permukiman di pinggiran Gaza.

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/kabinet-israel-setujui-serangan-udara-besar-besaran-ke-gaza/2236483

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement