Jumat 21 May 2021 13:24 WIB

Pemerintah Israel Kritik Bella Hadid karena Bela Palestina

Akun Twitter resmi pemerintah Israel mengkritik Bella Hadid karena membela Palestina

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Christiyaningsih
Bella Hadid
Foto: EPA
Bella Hadid

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Akun Twitter resmi pemerintah Israel mengkritik model Amerika Serikat (AS) Bella Hadid karena berpartisipasi dalam aksi bela Palestina di New York. Dalam aksi tersebut, Bella Hadid bersama ratusan orang lainnya mengutuk agresi Israel di Jalur Gaza.

"Ketika selebritas seperti Bella Hadid menganjurkan untuk membuang orang Yahudi ke laut, mereka menganjurkan penghapusan negara Yahudi. Ini seharusnya bukan masalah Israel-Palestina. Ini harus menjadi masalah manusia. Anda tidak tahu mau," tulis akun Twitter resmi yang dikelola oleh Kementerian Luar Negeri Israel.

Baca Juga

Hampir 450 bangunan di Gaza yang berpenduduk padat telah hancur atau rusak parah, termasuk enam rumah sakit dan sembilan pusat kesehatan perawatan primer, dan lebih dari 52 ribu warga Palestina telah mengungsi. Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan 227 warga Palestina telah gugur dalam serangan Israel, termasuk 64 anak-anak dan 38 perempuan sejak 10 Mei.

Sejak serangan itu meletus, sejumlah aksi protes yang mengecam agresi militer Israel di Gaza merebak di sejumlah negara Barat, seperti London, Paris, Roma, New York, dan Dallas. Pengguna media sosial menyebut Israel telah melakukan kebohongan dengan menyerang Bella Hadid.

Editor Ceasefire Magazine, Hicham Yezza, mengatakan Israel sengaja menyebarkan kebohongan untuk membela diri. "Dia (Bella Hadid) tidak mengatakan hal seperti itu. Anda sengaja mempromosikan kebohongan yang keji dan sangat keterlaluan. Anda sudah tahu itu. Anda tidak tahu malu," ujar Yezza dilansir Middle East Monitor, Jumat (21/5)

Jurnalis olahraga Yahudi di Nation, Dave Zirin, mengatakan memberi tahu kebohongan besar untuk menjelekkan orang lain adalah tradisi yang mengerikan dalam sejarah Yahudi. Jurnalis CNN Hilary Rosen juga menyatakan keprihatinan bahwa pemerintah Israel telah menyerang seorang model karena menentang agresi mereka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement