Senin 02 Aug 2021 15:27 WIB

Selandia Baru akan Buka Perjalanan Searah untuk Pekerja

Perjalanan searah bebas karantina akan diterapkan untuk para pekerja musiman

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
 Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern.
Foto: EPA-EFE/DAVID ROWLAND
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern.

REPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON - Selandia Baru akan membuka perjalanan satu arah bebas karantina untuk para pekerja musiman dari beberapa negara Pasifik yakni Samoa, Tonga, dan Vanuatu. Pembukaan perjalanan satu arah itu dilakukan Selandia Baru untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di industri hortikultura, kata Perdana Menteri Jacinda Ardern pada Senin (2/8).

Pengaturan bebas karantina diharapkan dimulai dari September, kata Ardern pada sebuah konferensi pers. Pembukaan perjalanan satu arah itu hanya akan tersedia bagi para pekerja yang memenuhi syarat di bawah skema Pemberi Kerja Musiman yang Sah, yang memungkinkan sektor hortikultura merekrut tenaga kerja dari luar negeri untuk pekerjaan musiman ketika tidak ada cukup pekerja Selandia Baru.

Baca Juga

Skema itu sempat ditangguhkan setelah Selandia Baru menutup perbatasannya tahun lalu karena pandemi Covid-19. "Covid telah membuat perbatasan ditutup dan Selandia Baru seperti banyak negara lain mengalami kekurangan tenaga kerja," kata Ardern.

"Kita tahu sektor pertanian kita sedang mengalami tantangan," ujarnya. Ardern diperkirakan pada pekan depan akan mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai cara negara itu untuk secara bertahap membuka kembali perbatasannya.

Selandia Baru telah berhasil menahan penyebaran virus corona di dalam perbatasannya dan tidak melaporkan kasus penularan virus itu di komunitas sejak Februari 2021. Negara kepulauan Pasifik itu telah melaporkan sekitar 2.500 kasus infeksi virus corona yang dikonfirmasi dan 26 kematian akibat Covid-19.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement