Jumat 20 Aug 2021 10:54 WIB

Perwira Polisi Afghanistan Diselamatkan dari Kejaran Taliban

Khalid menjadi perwira polisi Afghanistan yang selama ini bekerja sama dengan AS

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini
Milisi Taliban mengibarkan bendera mereka saat berpatroli di Kabul, Afghanistan, Kamis, 19 Agustus 2021. Taliban merayakan Hari Kemerdekaan Afghanistan pada hari Kamis dengan menyatakan mereka mengalahkan Amerika Serikat
Foto:

Teman-temannya mengatakan Khalid tidak berniat meninggalkan Afghanistan dan berencana berjuang bersama rekan-rekan senegaranya membela tanah air mereka usai pasukan AS mundur. Tapi pemerintah Afghanistan ambruk dengan cepat dan presiden lari ke luar negeri.

"Ia berjuang sampai tidak ada satu pun yang dapat diperjuangkan, ia terluka, ia dikepung, pasukannya tidak mendapatkan bala bantuan dan eselon di atasnya sudah mulai membuat rencana lari, dan membuat kesepakatan, jadi orang-orang sepertinya yang berperang ditinggalkan, dan tidak mendapatkan bala bantuan," kata Green.

McCreary mengatakan awalnya Khalid hanya mencari perlindungan untuk keluarganya sementara ia kembali berperang. Tapi pekan lalu, Khalid dan pasukannya dikepung Taliban dan markas mereka diserbu.

Baca juga : Taliban Ketuki Satu per Satu Rumah Warga, Ini yang Dilakukan

Ketika pemerintah Afghanistan ambruk, kata McCreary, saat itu AS mengubah rencana mereka. Membawa Khalid ke tempat yang aman. Di satu titik, tim penyelamat kehilangan kontak dengan Khalid selama beberapa hari.

"Hanya pekan lalu, kami pikir semuanya selesai dan lalu kami terus bekerja, bekerja lebih keras untuk melindungi keluarganya," katanya. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement