Kamis 26 Aug 2021 07:03 WIB

Serangan dengan Air Keras Terjadi di Stasiun Kereta Tokyo

Dua orang menderita luka bakar akibat serangan air keras di stasiun kereta Tokyo

Rep: Puti Almas/ Red: Nur Aini
Stasiun kereta di Tokyo, Jepang, ilustrasi
Foto: AP Photo/Koji Sasahara
Stasiun kereta di Tokyo, Jepang, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO — Insiden serangan dengan menggunakan cairan asam terjadi di sebuah stasiun kereta bawah tanah di Ibu Kota Tokyo, Jepang dan menyebabkan dua orang menderita luka bakar. Hingga saat ini, pelaku dilaporkan masih buron. 

 

Baca Juga

Serangan tepatnya terjadi di stasiun Shirokane Takanawa pada Selasa (24/8) malam. Salah satu korban merupakan seorang pria berusia 22 tahun. Ia mengalami luka bakar di bagian wajah setelah pelaku menyemprotkan cairan asam di eskalator. 

 

 

Pria tersebut mengalami luka yang parah akibat cairan asam yang diyakini sebagai asam sulfat. Selain itu, satu korban lainnya adalah perempuan berusia 34 tahun yang mengalami luka bakar ringan di bagian kaki. 

Dilansir Al Arabiya, polisi mengatakan pelaku diduga berusia paruh baya. Saat ini patroli masih dilakukan untuk menemukannya. 

 

Selama ini, kejahatan dengan menggunakan kekerasan seperti menyiram air keras jarang terjadi di Jepang. Di negara itu, berlaku undang-undang yang ketat tentang senjata dan tindakan pidana terkait. 

 

Namun, beberapa insiden telah terjadi sejak awal Agustus, bertepatan dengan adanya penyelenggaraan Olimpiade Tokyo. Tercatat terjadi serangan penikaman di kereta komuter di Tokyo pada awal bulan ini yang mengakibatkan 10 orang terluka. 

 

Pelaku dalam insiden tersebut telah menyerahkan diri, meski sebelumnya sempat melarikan diri. Ada sekitar 60.000 petugas polisi yang dikerahkan untuk menjaga keamanan sepanjang penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement