Sabtu 28 Aug 2021 14:17 WIB

Lebih dari 10 Ribu Orang Dievakuasi di Kuba Akibat Badai Ida

Badai Ida kemungkinan bergerak dan akan menjadi badai besar yang berbahaya

Rep: Fergi Nadira/ Red: Christiyaningsih
Badai Ida kemungkinan bergerak dan akan menjadi badai besar yang berbahaya (ilustrasi).
Foto: NASA/EPA
Badai Ida kemungkinan bergerak dan akan menjadi badai besar yang berbahaya (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, MEXICO CITY - Lebih dari 10 ribu orang dievakuasi di barat Kuba, provinsi Onar del Rio akibat badai Ida yang melanda pada Jumat (27/8) malam waktu setempat. Jumlah total pengungsi mencapai 10.470 orang.

Sebanyak 9.595 orang masih berada di rumah-rumah penduduk dan 876 berada di fasilitas evakuasi lain. Angka ini diperoleh dari media lokal, Juventud Rebelde yang dilansir laman Times of India, Sabtu (28/8).

Baca Juga

Wali Kota New Orleans telah meminta penduduk untuk mengevakuasi lingkungan kota saat Badai Ida melanda garis pantai Louisiana. "Sekarang adalah waktunya," kata Wali Kota New Orleans LaToya Cantrell speerti dikutip laman BBC, Sabtu.

Pusat Badai Nasional (NHC) mengatakan Badai Ida kemungkinan bergerak dan akan menjadi badai besar yang sangat berbahaya pada Ahad (29/8) waktu setempat. Badai sebelumnya telah mendarat di Kuba yang memicu hujan lebat dan angin kencang. Ida melewati Kuba barat pada Jumat, menghantam Isle of Youth dengan kecepatan angin maksimum 75 mph (120 km/jam).

Dampak perubahan iklim terhadap frekuensi badai masih belum jelas. Namun yang diketahui peningkatan suhu permukaan laut menghangatkan udara di atas dan membuat lebih banyak energi tersedia untuk mendorong angin topan dan topan. Akibatnya, badai cenderung lebih intens dengan curah hujan yang lebih ekstrem. Prakiraan cuaca mengatakan badai akan berada pada kekuatan kategori 4 pada saat mencapai pantai utara Teluk Meksiko pada Ahad.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement