Kamis 23 Sep 2021 13:09 WIB

Jepang Gandakan Sumbangan Vaksin Covid-19 untuk Negara Lain

Jepang akan menyediakan total 60 juta dosis vaksin untuk negara lain

Red: Nur Aini
 Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga
Foto: AP/Kyodo News
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Pemerintah Jepang berencana memberikan 60 juta dosis vaksin Covid-19 kepada sejumlah negara lain. Hal itu dikatakan Perdana Menteri Yoshihide Suga pada Kamis (23/9).

Jumlah itu naik dua kali lipat dari target 30 juta dosis vaksin yang telah dijanjikan sebelumnya.

Baca Juga

"Saat ini, dengan senang hati saya umumkan bahwa, dengan kontribusi tambahan, Jepang akan menyediakan total hingga 60 juta dosis vaksin," kata Suga melalui rekaman pesan video di KTT Global Covid-19 yang diselenggarakan oleh AS.

Dari 30 juta dosis pertama, Jepang telah menyediakan sekitar 23 juta dosis untuk sebagian besar negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, dan Indonesia. Peluncuran vaksin Covid-19 di Jepang mulanya tertinggal dari negara-negara industri lainnya. Namun sekarang 55 persen dari populasi mereka telah mendapatkan vaksinasi lengkap, hampir setara dengan Amerika Serikat.

Awal September ini, Suga secara mengejutkan menyatakan bahwa dirinya akan mundur sebagai perdana menteri Jepang. Pengumuman yang mengagetkan itu mengakhiri masa jabatan satu tahun Suga, yang melihat dukungan untuk dirinya merosot karena lonjakan kasus Covid-19.

Baca juga : Menlu Retno Suarakan Kesetaraan Vaksin di Sidang Majelis PBB

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement