Senin 22 Nov 2021 13:37 WIB

Di China, Mengkritik Pemerintah Siap-Siap Hilang Mendadak

Menghilangnya sosok terkenal di China dari penampilan publik bukan pertama terjadi

Rep: Dwina Agustin/ Red: Christiyaningsih
Petenis China Peng Shuai dan bos Alibaba Jack Ma adalah beberapa sosok yang tiba-tiba hilang usai mengkritik pejabat atau pemerintah di China. Ilustrasi.
Foto:

Menurut laporan tahun 2020 oleh kelompok hak asasi manusia Safeguard Defenders, sekitar 30 ribu orang telah dibawa oleh polisi ke dalam Pengawasan Perumahan di Lokasi yang Ditunjuk (RSDL). RSDL adalah bentuk penahanan yang biasa digunakan oleh pihak berwenang di China terhadap individu yang dituduh membahayakan keamanan negara. Lembaga tersebut disahkan pada 2013 setelah Presiden Xi Jinping berkuasa.

Hsu juga menyatakan seluruh sejarah selebritas terkenal juga dilenyapkan. "Zhao Wei adalah salah satu contoh terbaru. Dia adalah salah satu bintang film China yang paling kaya, berbakat, dan sangat sukses di generasinya," katanya.

Namun pada Agustus 2021, kehadiran Zhao Wei secara daring dihapus. Acara TV dan film yang dia bintangi telah dihapus dari banyak platform streaming video.

"Sifat pasti pelanggaran Zhao Wei masih belum jelas tetapi namanya telah dihapus dari daftar casting dan halaman penggemarnya di Weibo telah dihapus," kata Hsu.

Hilang secara tiba-tiba usai berurusan dengan pemerintah China tak hanya dialami oleh tokoh ternama. Nasib serupa juga bisa dialami warga biasa.

Wall Street Journal melaporkan seorang jurnalis warga China yang videonya viral karena menawarkan pandangan sekilas tentang wabah Covid-19 di Kota Wuhan telah muncul kembali lebih dari 600 hari menghilang. Sosoknya sempat menghabiskan dua pekan di Wuhan dan pada akhir September muncul kembali.

Pengacara dan jurnalis warga bernama Chen Qiushi menghilang pada Februari 2020. Dia sebelumnya menerbitkan video yang sering memilukan dalam penggambaran ketakutan dan kebingungan yang mencengkeram dari kota yang terkunci.

Teman dan keluarga Chen percaya dia dikarantina secara paksa oleh pejabat keamanan negara meskipun tidak menunjukkan gejala sakit. Chen muncul dengan penampilan singkat dalam video langsung seorang teman di Youtube pada 30 September dan sebuah surat yang diunggah ke akunnya di Twitter.

"Selama setahun dan delapan bulan terakhir, saya telah mengalami banyak hal. Ada yang bisa dibicarakan, ada yang tidak. Aku percaya kamu mengerti," tulis surat Chen.

Sedangkan dalam video yang dibawakan oleh seniman bela diri campuran Xu Xiaodong, Chen tidak banyak berkomentar tentang kepergiannya. Dia justru memuji manfaat kesehatan fisik dan mental dari seni bela diri campuran.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement