Ahad 05 Dec 2021 08:04 WIB

AS: Pesawat China Seperti Sedang Latihan di Dekat Taiwan

Dalam beberapa bulan terakhir ketegangan di selat Taiwan semakin memanas.

Rep: Lintar Satria/ Red: Dwi Murdaningsih
 Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Militer Taiwan ini, senjata artileri Taiwan menembakkan peluru tajam selama latihan anti-pendaratan sebagai bagian dari latihan Han Guang yang diadakan di sepanjang pantai Pingtung di Taiwan, pada Kamis, 16 September 2021. Lima tahunan Taiwan hari latihan militer Han Guang dirancang untuk mempersiapkan pasukan pulau itu untuk serangan oleh China, yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya sendiri.. Dalam beberapa bulan terakhir ketegangan di selat Taiwan semakin memanas.
Foto: AP/Military News Agency
Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Militer Taiwan ini, senjata artileri Taiwan menembakkan peluru tajam selama latihan anti-pendaratan sebagai bagian dari latihan Han Guang yang diadakan di sepanjang pantai Pingtung di Taiwan, pada Kamis, 16 September 2021. Lima tahunan Taiwan hari latihan militer Han Guang dirancang untuk mempersiapkan pasukan pulau itu untuk serangan oleh China, yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya sendiri.. Dalam beberapa bulan terakhir ketegangan di selat Taiwan semakin memanas.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin mengatakan pesawat-pesawat militer China yang terbang di dekat Taiwan terlihat seperti sedang 'latihan'. Meskipun ia tidak menunjukkan ia berharap Beijing memang menggelar operasi semacam itu.

Dalam beberapa bulan terakhir ketegangan di selat Taiwan semakin memanas. Sepanjang satu tahun ini pulau yang dikelola demokratis itu berulang kali mengajukan kecaman atas pergerakan angkatan udara China di dekat ruang udaranya.

Baca Juga

"Saya tidak ingin berspekulasi, itu terlihat seperti sedang latihan," kata Austin dalam berbicara dalam suatu pertemuan di California (5/12).

Berdasarkan definisinya latihan penerbangan militer merupakan persiapan untuk operasi potensial. China mengklaim Taiwan bagian dari wilayahnya.  

Beijing pun tidak menyingkirkan kemungkinan menggunakan kekuatan untuk mengendalikan Taiwan kembali. Walaupun pulau itu menyatakan sebagai negara merdeka yang akan mempertahankan kebebasan dan demokrasi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement