Selasa 15 Mar 2022 07:29 WIB

Zelenskyy akan Sampaikan Pidato Virtual di Hadapan Kongres AS

Pidato Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di hadapan senat akan disiarkan langsung

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani
 Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy akan menyampaikan pidato secara virtual kepada Kongres Amerika Serikat (AS).
Foto: Ukrainian Presidential Press Office via AP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy akan menyampaikan pidato secara virtual kepada Kongres Amerika Serikat (AS).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy akan menyampaikan pidato secara virtual kepada Kongres Amerika Serikat (AS). Zelenskyy dijadwalkan berbicara pada Rabu (16/3/2022) kepada anggota House of Representative dan Senat, serta disiarkan langsung untuk umum.

“Merupakan hak istimewa untuk menyambut pemimpin negara ini (Ukraina), di mana orang-orang ini berjuang untuk demokrasi mereka dan demokrasi kita,” kata Ketua House of Representative, Nancy Pelosi.

Baca Juga

Pelosi mengatakan, Zelenskyy meminta pertemuan itu ketika mereka berbicara pada akhir pekan lalu. Anggota parlemen menyambut baik rencana pidato Zelenskyy di depan Kongres.

"Kongres, negara kita dan dunia kagum pada rakyat Ukraina," kata Pelosi dan Pemimpin Mayoritas Senat, Chuck Schumer dalam sebuah pernyataan.

Pelosi dan Schumer mengatakan, semua anggota parlemen diundang ke pembicaraan dengan Zelenskyy yang akan disampaikan melalui video di Capitol. Sementara para pemimpin kongres mengatakan, Kongres tetap berkomitmen untuk mendukung Ukraina saat mereka menghadapi agresi kejam Rusia. Belum lama ini Kongres menyetujui bantuan militer dan kemanusiaan darurat untuk Ukraina senilai 13,6 miliar dolar AS.

 

Pekan lalu, Zelenskyy melakukan panggilan telepon dengan Pelosi. Dalam panggilan telepon itu, Zelenskyy mengatakan negaranya membutuhkan bantuan untuk rekonstruksi pasca-perang.

Awal bulan ini, Zelenskyy juga berbicara  anggota parlemen dan Senat AS melalui konferensi video. Dalam pembicaraan tersebut, Zelenskyy menyampaikan permohonan bantuan militer AS.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengintensifkan serangannya, termasuk serangan udara di ibu kota Kiev. Warga sipil di Ukraina mengangkat senjata untuk menahan rezim Putin, tetapi perang telah meluncurkan eksodus massal lebih dari 2 juta orang dari Ukraina.

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement