Kamis 07 Apr 2022 00:35 WIB

Mengaku Salah, Menkes Jerman tak Jadi Hapus Kewajiban Isoman Pasien Covid-19

Menteri Kesehatan Jerman menyebut penghapusan kewajiban isoman sebuah kesalahan.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda
Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach tak jadi mencabut kewajiban isoman pasien Covid-19.
Foto: EPA-EFE/FILIP SINGER
Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach tak jadi mencabut kewajiban isoman pasien Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach menarik pernyataannya yang mengungkapkan bahwa kewajiban isolasi mandiri (isoman) untuk pasien Covid-19 akan dihapuskan per 1 Mei 2022. Ia pun menyebutnya sebagai sebuah kesalahan.

"Itu merupakan kesalahan yang sepenuhnya merupakan tanggung jawab saya," jelas Lauterbach, seperti dilansir Evening Standard, Kamis (7/4/2022).

Baca Juga

Lauterbach membuat pernyataan tentang aturan isoman pada Senin (4/4/2022) lalu. Berdasarkan aturan tersebut, setelah 1 Mei, isoman hanya akan menjadi anjuran bagi pasien Covid-19.

Lauterbach mengatakan, dirinya telah menarik usulan untuk menghapus kewajiban isoman bagi pasien Covid-19. Dia menyadari bahwa langkah tersebut merupakan sesuatu yang sangat keliru karena dapat memunculkan impresi yang menyesatkan.

"Impresi yang sangat keliru bisa muncul, (impresi) bahwa pandemi telah berakhir atau virus telah menjadi tidak berbahaya," jelas Lauterbach.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement