Selasa 25 Oct 2022 16:01 WIB

Tiga Orang Tewas Akibat Badai Roslyn di Meksiko

Pihak berwenang Meksiko melaporkan tiga kematian dan kerusakan akibat badai Roslyn.

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Esthi Maharani
Pihak berwenang Meksiko melaporkan tiga kematian dan kerusakan sedang sebagai akibat Badai Roslyn yang mendarat di Pantai Meksiko
Foto: NOAA via AP
Pihak berwenang Meksiko melaporkan tiga kematian dan kerusakan sedang sebagai akibat Badai Roslyn yang mendarat di Pantai Meksiko

REPUBLIKA.CO.ID, MEXICO CITY - Pihak berwenang Meksiko melaporkan tiga kematian dan kerusakan sedang sebagai akibat Badai Roslyn yang mendarat di Pantai Meksiko, Senin (24/10/2022) waktu setempat. Rosyln dikategorikan sebagai badai Kategori Ketiga oleh Komisi Air Nasional Meksiko (CONAGUA).

Badai mencatat angin puncak 209 kilometer per jam. Layanan meteorologi mengingatkan bahwa hujan lebat di negara bagian Nayarit, Sinaloa, Durango dan bagian utara Jalisco dapat menyebabkan tanah longsor dan banjir.

Namun, selama gelombangnya melalui Meksiko, layanan cuaca Meksiko menurunkan peringkat Roslyn menjadi badai tropis pada pukul 13.00 hari Senin (24/10/2022) siang waktu lokal. Setelah pendaratan Roslyn, pemerintah Meksiko mengerahkan perwira militer, personel Angkatan Laut dan Garda Nasional untuk menangani kerusakan yang dilaporkan di wilayah tersebut, termasuk tanah longsor dan pemadaman listrik, terutama di negara bagian Nayarit.

Koordinator Perlindungan Sipil Nasional Laura Velazquez mengatakan pihak berwenang telah menemukan area dengan risiko terbesar untuk mengevakuasi orang ke tempat penampungan sementara yang didirikan oleh pemerintah setempat. Namun, menurut pihak berwenang, setidaknya tiga orang tewas akibat badai, termasuk dua wanita akibat tanah longsor di daerah tersebut.

"Kota-kota yang paling terkena dampak badai ini, dengan angin kencang dan hujan lebat, adalah Tecuala, Acaponeta, Rosamorada, Huajicori dan Santiago Ixcuintla, di mana badai ini mendarat," kata Velazquez dikutip laman Anadolu Agency, Selasa (25/10/2022).

Menurut Velazquez, Kementerian Pertahanan Nasional Meksiko mengerahkan 2.500 tentara untuk mengevakuasi penduduk, memberikan dukungan untuk semua tempat penampungan dan membuang puing-puing. Selain itu, Angkatan Laut Meksiko mempekerjakan 225 perwira. Sementara itu, untuk memastikan pemulihan listrik, Komisi Listrik Federal mengirim sekitar 800 spesialis teknis yang telah mengamankan lebih dari 70 persen pasokan listrik di wilayah yang terkena dampak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement