Jumat 28 Oct 2022 13:38 WIB

Lebih dari 200 Pengungsi Ukraina Dapat Pekerjaan di Jepang

Sebanyak 221 pengungsi Ukraina telah mendapatkan pekerjaan di Jepang.

Pengungsi Ukraina. Kementerian tenaga kerja Jepang pada Kamis (27/10/2022) mengatakan bahwa lebih dari 200 pengungsi Ukraina telah mendapatkan pekerjaan di negara itu.
Foto: EPA-EFE/STEPAN FRANKO
Pengungsi Ukraina. Kementerian tenaga kerja Jepang pada Kamis (27/10/2022) mengatakan bahwa lebih dari 200 pengungsi Ukraina telah mendapatkan pekerjaan di negara itu.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Kementerian tenaga kerja Jepang pada Kamis (27/10/2022) mengatakan bahwa lebih dari 200 pengungsi Ukraina telah mendapatkan pekerjaan di negara itu.

Jumlah pengungsi Ukraina yang sekarang bekerja itu lebih dari 10 persen dari hampir 2.000 pengungsi yang tiba di Jepang setelah Ukraina diinvasi Rusia pada Februari.

Menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang, sebanyak 221 orang Ukraina telah mendapatkan pekerjaan di Jepang pada 19 Oktober, atau naik dari 16 orang yang dilaporkan pada 1 Juni.

Angka tersebut termasuk 67 orang yang mendapatkan pekerjaan melalui kantor-kantor penempatan kerja publik Hello Work. Kantor-kantor tersebut telah menerima 566 konsultasi mengenai pekerjaan dari para pengungsi Ukraina, kata kementerian tersebut.

Dengan jumlah pencari kerja yang diperkirakan akan terus meningkat, kementerian Jepang mengatakan akan memperkuat dukungan bagi pengungsi yang mau bekerja.

Dari 1.946 pengungsi Ukraina di Jepang, 1.749 telah diberikan visa "kegiatan khusus" yang memungkinkan mereka bekerja di negara itu.

Kementerian itu juga mengatakan, Jepang akan terus mendukung pengungsi yang mencari pekerjaan dengan menyediakan layanan konsultasi lokal di kotamadya-kotamadya regional dan fasilitas akomodasi, serta memperkuat dialog dan memberikan subsidi kepada perusahaan yang ingin mempekerjakan pengungsi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement