Rabu 16 Nov 2022 23:55 WIB

Taiwan Kecam Rumor Tentang Risiko Investasi Chip

Banyak industri chip memikirkan risiko berinvestasi sejak ancaman militer China

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Esthi Maharani
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengecam rumor tentang risiko investasi di industri semikonduktor.
Foto: Taiwan Presidential Office via AP
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengecam rumor tentang risiko investasi di industri semikonduktor.

REPUBLIKA.CO.ID, TAIPEI - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengecam rumor tentang risiko investasi di industri semikonduktor. Ia menegaskan bahwa pemerintah bekerja keras untuk memastikan investasi tersebut terus berlanjut.

Taiwan merupakan rumah bagi pembuat chip terbesar di dunia TSMC. TSMC memainkan peran besar dalam menyediakan chip yang digunakan dalam segala hal mulai dari mobil dan smartphone hingga jet tempur. Ini juga merupakan pemasok terkemuka untuk perusahaan seperti Apple Inc.

Banyak industri chip memikirkan kembali risiko berinvestasi di Taiwan sejak ancaman militer China terhadap pulau itu berkembang, terutama setelah Ketua House Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi mengunjungi Taipei. Namun Taiwan tetap meyakinkan para pengusaha untuk tetap berinvestasi.

Tsai bertemu dengan Chief Operations Officer ASML Holding, Frederic Schneider-Maunoury. Ia  memuji komitmen perusahaan Eropa untuk berinvestasi di pulau itu. ASML adalah pemasok peralatan utama untuk perusahaan chip seperti TSMC.

"Pada saat ini ketika dunia memperhatikan dan prihatin dengan Taiwan, saya sangat berterima kasih kepada ASML karena telah berinvestasi di Taiwan dengan tindakan nyata,” kata Tsai, menurut komentar yang diterbitkan oleh kantor kepresidenan pada Selasa (15/11/2022) malam waktu setempat. "Saya percaya bahwa ini juga mendiskreditkan rumor spekulasi berlebihan tentang risiko Taiwan,” imbuhnya.

Kepala eksekutif perancang chip terbesar Taiwan MediaTek Inc, Rick Tsai mengatakan bahwa ketegangan AS dan China mendorong beberapa produsen untuk berbicara tentang perluasan bagian dari rantai pasokan mereka di luar pulau, tetapi ini akan bertahap.

ASML mendominasi pasar global untuk sistem litografi, yang memproyeksikan cahaya untuk menciptakan sirkuit mikroskopis pada chip. TSMC menggunakan mesin EUV ASML untuk memproduksi chip tercanggihnya.

Tsai mengatakan berinvestasi di Taiwan jelas merupakan arah yang sangat tepat dan pemerintah akan terus memberikan dukungan. "Saya juga menantikan pendalaman kerja sama Taiwan yang berkelanjutan dengan sekutu demokrasi untuk membangun rantai pasokan global yang lebih aman dan tangguh,” ujar Tsai.

Pernyataan kantor kepresidenan mengutip Schneider-Maunoury yang mengatakan kepada Tsai bahwa perusahaan akan terus meningkatkan investasinya di Taiwan, menunjukkan bahwa mereka sudah memiliki lima pabrik dan mempekerjakan lebih dari 4.500 orang di pulau itu.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement