Ahad 05 Mar 2023 18:35 WIB

Banjir di Johor Paksa 40 Ribu Orang Mengungsi

Setidaknya empat orang tewas selama seminggu terakhir akibat banjir di Johor

Rep: Amri Amrullah/ Red: Esthi Maharani
 Sebuah rumah terendam air hujan di Segamat, Johor, Malaysia, Jumat (3/3/2023). Menurut media pemerintah, lebih dari 33.000 orang dievakuasi di empat negara bagian yang terkena dampak banjir.
Foto: EPA-EFE/FAZRY ISMAIL
Sebuah rumah terendam air hujan di Segamat, Johor, Malaysia, Jumat (3/3/2023). Menurut media pemerintah, lebih dari 33.000 orang dievakuasi di empat negara bagian yang terkena dampak banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, BATU PAHAT -- Banjir besar akibat hujan lebat berhari-hari telah memaksa hampir 40 Ribu orang meninggalkan rumah mereka di negara bagian Johor, Malaysia. Setidaknya empat orang tewas selama sepekan terakhir, kata para pejabat setempat, Sabtu (4/3/2023).

"Dulu kami selalu bersiap akan musim hujan pada November dan Desember," kata Mohd Noor Saad, seorang warga berusia 57 tahun di kota Yong Peng, di distrik Batu Pahat, Johor kepada Reuters.

Baca Juga

“Setiap rumah tangga punya perahu, tapi sekarang dengan cuaca yang tidak bisa diprediksi, sepertinya kita tidak siap dan menjadi kacau," tambahnya.

Pihak berwenang telah mendirikan lebih dari 200 tempat penampungan pengungsi dan bantuan untuk orang-orang yang terlantar akibat banjir, kata badan penanggulangan bencana nasional Malaysia.

Banjir di Malaysia biasa terjadi selama musim hujan tahunan antara Oktober dan Maret, tetapi hujan deras akhir pekan ini membuat banyak penduduk Johor berebut mencari tempat berlindung.

Para pengungsi, membawa barang-barang keluar dari rumahnya sejak air mulai naik setinggi paha, salah seorang pekerja toko, Kabibah Siam (54 tahun) mengatakan dia pasrah mengurus dirinya sendiri selama banjir.

"Apa yang bisa kami lakukan? Kami tidak bisa mengeluh tentang nasib kami karena semua orang berada di perahu yang sama di sini," katanya.

Departemen Meteorologi Malaysia memperingatkan lebih banyak hujan dalam beberapa hari mendatang, sebagian besar di negara bagian yang berada di wilayah selatan semenanjung Malaysia.

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement