Kamis 09 Mar 2023 22:15 WIB

Turki Kecam Aktivitas Kelompok Teroris PKK/YPG di Parlemen Eropa

Kegiatan itu memperlihatkan kemunafikan dan ketidaktulusan Parlemen Eropa

Ankara mengecam keras kegiatan yang menyudutkan Turki oleh para pendukung dan pemimpin kelompok teroris PKK/PYD/YPG di gedung Parlemen Eropa
Ankara mengecam keras kegiatan yang menyudutkan Turki oleh para pendukung dan pemimpin kelompok teroris PKK/PYD/YPG di gedung Parlemen Eropa

REPUBLIKA.CO.ID., ANKARA -- Ankara mengecam keras kegiatan yang menyudutkan Turki oleh para pendukung dan pemimpin kelompok teroris PKK/PYD/YPG di gedung Parlemen Eropa, kata Kementerian Luar Negeri Turki pada Rabu (8/3/2023).

“Tidak dapat diterima pemberian izin untuk kegiatan yang menargetkan integritas negara kita, dan melayani propaganda organisasi teroris yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa,” kata pernyataan kementerian.

Situasi ini sekali lagi mengungkap "kemunafikan dan ketidaktulusan Parlemen Eropa dalam perang melawan terorisme," tambah dia.

Turki mengharapkan lembaga-lembaga Uni Eropa dan negara-negara anggota untuk mendukung Ankara dalam perang melawan terorisme, yang merupakan ancaman bagi keamanan internasional, kata pernyataan itu.

"Mengizinkan kegiatan ini, yang dimaksudkan untuk memberikan legitimasi dengan menyebut nama negara kita, juga bertentangan dengan kewajiban internasional UE," tambah kemlu Turki.

Turki akan "dengan tegas melanjutkan perjuangannya melawan semua organisasi teroris tanpa diskriminasi," kata kemlu negara itu.

Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat (AS), dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40.000 orang.

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/turkiye-kecam-aktivitas-kelompok-teroris-pkk-ypg-di-parlemen-eropa/2841095

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement