Senin 03 Apr 2023 12:57 WIB

Trump Siapkan Konferensi Pers di Florida Usai Sidang Dakwaan

Mantan Presiden AS Donald Trump akan membuat konferensi pers di Florida

Rep: Amri Amrullah/ Red: Esthi Maharani
Pendukung mantan presiden AS Donald Trump berkumpul di dekat resor Mar-a-Lago Trump di Palm Beach, Florida, AS, Jumat (31/3/2023).
Foto: EPA-EFE/CRISTOBAL HERRERA-ULASHKEVICH
Pendukung mantan presiden AS Donald Trump berkumpul di dekat resor Mar-a-Lago Trump di Palm Beach, Florida, AS, Jumat (31/3/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Mantan Presiden AS Donald Trump akan membuat konferensi pers di Florida pada Selasa (4/4/2023) setelah ia menghadiri sidang dakwaan di Pengadilan kota New York.

Donald Trump (76 tahun) diperkirakan akan diadili, diambil sidik jarinya, dan difoto di gedung pengadilan Manhattan pada Selasa (4/4/2023) ini. Ia akan menjadi mantan presiden AS pertama yang menghadapi tuntutan pidana.

Baca Juga

Joe Tacopina, seorang pengacara Trump, mengatakan dia mengharapkan rincian lebih lanjut seputar dakwaan yang harusnya sudah diselesaikan pada Senin (3/4/2023).

"Semua hal hari Selasa masih belum jelas, selain fakta bahwa kami akan dengan keras dan bangga mengatakan, 'Tidak bersalah,'" Tacopino mengatakan kepada program "State of the Union" CNN.

Tacopino menggambarkan tuduhan itu bermotivasi politik untuk merugikan Trump ketika dia berusaha untuk mendapatkan kembali kursi kepresidenan pada tahun 2024.

Tacopina mengatakan tidak mungkin akan ada aksi "perp walk" yakni seseorang yang telah didakwa diarak dengan tangan terborgol di depan media berita.

Sebelum dakwaan, dewan juri mendengar bukti tentang pembayaran 130 ribu dolar AS kepada aktris film dewasa Stormy Daniels di hari-hari terakhir kampanye presiden 2016. Daniels mengatakan dia dibayar untuk tetap diam tentang pertemuan seksual yang dia lakukan dengan Trump pada tahun 2006. Trump membantah pertemuan semacam itu.

Surat dakwaan muncul pada hari Kamis meskipun tuduhan khusus terhadap Trump hingga kini belum muncul ke publik.

"Kami tidak melakukan apa-apa untuk menanggapi dakwaan karena kami bahkan belum melihat dakwaan," kata Tacopina.

Tacopina menambahkan bahwa pengacara Trump akan membedah dakwaan setelah diumumkan dan akan melihat "setiap masalah potensial" untuk melakukan perlawanan.

Seorang pejabat pengadilan mengatakan dakwaan dijadwalkan pada pukul 14:15. (1815 GMT) pada hari Selasa (4/4/2023). Pejabat itu mengatakan hakim telah meminta kedua belah pihak untuk menyepakati apakah sidang terbuka dan kamera dan video diiizinkan berada di ruang sidang.

Setelah persidangan, Trump berencana menyampaikan pidato di perkebunan Mar-a-Lago miliknya di Palm Beach pada malam harinya, pukul 8:15 pada hari Selasa malam (0015 GMT pada hari Rabu), kata kantornya pada hari Ahad.

Tim kampanye Trump menolak mengomentari apa yang akan Trump katakan nanti. Seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan pengusaha Republik yang berubah menjadi politisi itu kemungkinan akan fokus pada apa yang dia rasakan menghadapi persekusi politik dan "menggunakan sistem peradilan sebagai senjata politik untuk memanipulasi pemilihan."

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement