Kamis 27 Apr 2023 06:51 WIB

Presiden Kolombia Minta Menterinya Mundur Jelang Reshuffle

Sejumlah menteri dikritik keras sejak Gustavo Petro berkuasa sembilan bulan lalu.

Rep: Lintar Satria/ Red: Nidia Zuraya
 Presiden Gustavo Petro berbicara setelah mengambil sumpah jabatan di Bogota, Kolombia, 7 Agustus 2022. Presiden Kolombia Gustavo Petro meminta menteri-menteri kabinetnya mengundurkan diri menjelang reshuffle.
Foto: AP/Fernando Vergara
Presiden Gustavo Petro berbicara setelah mengambil sumpah jabatan di Bogota, Kolombia, 7 Agustus 2022. Presiden Kolombia Gustavo Petro meminta menteri-menteri kabinetnya mengundurkan diri menjelang reshuffle.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOTA -- Dua orang sumber mengatakan Presiden Kolombia Gustavo Petro meminta menteri-menteri kabinetnya mengundurkan diri menjelang reshuffle. Ketika presiden dari sayap kiri itu mengatakan ia kehilangan koalisi mayoritas di Kongres.

Keputusan Petro menyusul kekecewaan di House of Representative Kolombia usai debat mengenai reformasi kesehatan yang kontroversial gagal mencapai kesepakatan. Beberapa partai di koalisi pemerintah mengancam tidak akan menyetujui rancangan undang-undang awalnya.

Baca Juga

"Hari ini koalisi politik setuju sebagai mayoritas berakhir karena keputusan beberapa presiden partai," kata Petro dalam pesan melalui Twitter, Rabu (26/4/2023).

"Situasi seperti ini mengarahkan kami untuk memikirkan ulang pemerintahan," tambahnya.

Salah satu sumber mengatakan beberapa menteri diperkirakan akan keluar dari kabinet dan beberapa perpindahan posisi. Sejumlah menteri seperti Menteri Pertambangan dan Energi Irene Velez dikritik keras sejak Petro berkuasa sembilan bulan yang lalu.

Petro mendukung menteri-menterinya termasuk Velez meski ketidaksepakatan mengenai proposal reformasi kesehatan sudah mendorong Menteri Pendidikan Alejandro Gaviria mundur.

Salah satu sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan Menteri Dalam Negeri Alfonso Prada dapat mengambialih Kementerian Pertahanan. Sementara beberapa menteri lainnya termasuk Velez dapat mempertahankan posisi mereka.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement