Kamis 18 May 2023 10:48 WIB

Satu Suara dengan Rusia, Iran Setuju Pengurangan Produksi Migas

Sebab prospek ekonomi memburuk dan memukul harga minyak.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Fuji Pratiwi
Logo OPEC. Iran satu suara dengan Rusia pascapertemuan OPEC+ pada April kemarin untuk memangkas produksi minyak dunia. Menteri Perminyakan Iran Javad Owji menilai langkah pemangkasan produksi ini sudah tepat.
Foto: AP Photo/Ronald Zak
Logo OPEC. Iran satu suara dengan Rusia pascapertemuan OPEC+ pada April kemarin untuk memangkas produksi minyak dunia. Menteri Perminyakan Iran Javad Owji menilai langkah pemangkasan produksi ini sudah tepat.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Iran satu suara dengan Rusia pascapertemuan OPEC+ pada April kemarin untuk memangkas produksi minyak dunia. Menteri Perminyakan Iran Javad Owji menilai, langkah pemangkasan produksi ini sudah tepat.

"Iran dan Rusia memiliki pandangan yang sama di dalam OPEC+," kata Owji dilansir dari Zawya, Kamis (18/5/2023).

Baca Juga

OPEC dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, yang dikenal sebagai OPEC+, setuju untuk memangkas produksi pada akhir 2022 untuk mendukung pasar. Sebab, prospek ekonomi memburuk dan memukul harga minyak.

Kemudian dalam langkah mengejutkan di awal April, Arab Saudi dan anggota OPEC+ lainnya mengumumkan pengurangan produksi minyak lebih lanjut sekitar 1,2 juta barel per hari.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement