Senin 05 Jun 2023 18:33 WIB

Pesawat F-16 AS Kejar Pesawat Cessna Setelah Pilot tidak Responsif

Pesawat Cessna tersebut jatuh di pegunungan Virginia, tidak ada yang selamat.

Rep: Lintar Satria/ Red: Friska Yolandha
F16 Fighting Falcon Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF)
Foto: EPA-EFE/GIUSEPPE LAMI
F16 Fighting Falcon Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF)

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan pesawat F-16 mengejar pesawat kecil setelah pilot pesawat itu tidak menanggapi peringatan pelanggaran ruang udara di sekitar Washington DC. Pesawat tersebut jatuh di daerah pegunungan di Virginia. Kepolisian Negara Bagian Virginia mengatakan tidak ada yang selamat di lokasi kecelakaan.

Seorang pejabat AS mengatakan pesawat F-16 menciptakan ledakan kecepatan suara di atas ibu kota AS saat mengejar pesawat Cessna Citation. Warga di sekitar Washington cemas dengan suara tersebut.

Baca Juga

Pada Senin (5/6/2023) seorang sumber mengatakan terdapat empat orang di dalam Cessna. Pesawat Cessna Citation dapat membawa tujuh sampai 12 penumpang.

Dalam pernyataannya Kepolisian Negara Bagian Virginia mengatakan setelah beberapa jam tim penyelamat tiba di lokasi kecelakaan tapi tidak menemukan korban selamat. Berdasarkan situs pelacak penerbangan Flight Aware, Cessna itu terdaftar milik Encore Motors of Melbourne, Florida.

Washington Post mengutip pemilik Encore John Rumpel yang mengatakan putri, cucu, dan pengasuh cucunya berada di dalam pesawat. "Kami tidak tahu tentang kecelakaan, kami sedang berbicara dengan FAA (badan penerbangan AS)," katanya.

Dalam pernyataannya, Komando Pertahanan Ruang Udara Amerika Utara (NORAD) mengatakan pesawat militer mencoba mengontak pilot Cessna tapi tidak ada tanggapan. Sampai pesawat itu jatuh di dekat Hutan Nasional George Washington di Virginia. Salah satu sumber mengatakan, pesawat Cessna tersebut tampaknya terbang dengan mode autopilot.

"Pesawat NORAD memiliki wewenang untuk terbang dengan kecepatan supersonik dan ledakan sonik mungkin terdengar warga di sekitar," kata NORAD dalam pernyataannya. Komando menambahkan pesawat NORAD juga menggunakan suar untuk menarik perhatian pilot.

 

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement