Selasa 04 Jul 2023 08:32 WIB

AS Pantau Serangan Israel di Kamp Pengungsi Jenin

Sembilan warga Palestina meninggal dunia oleh tembakan tentara Israel.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nidia Zuraya
Militan Palestina terlibat baku tembak dengan militer Israel di Jenin, Tepi Barat, 03 Juli 2023.
Foto: EPA-EFE/ALAA BADARNEH
Militan Palestina terlibat baku tembak dengan militer Israel di Jenin, Tepi Barat, 03 Juli 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Gedung Putih mengatakan pada Senin (3/7/2023), sedang memantau dengan cermat situasi di wilayah pendudukan Tepi Barat. Militer Israel melakukan serangan di kamp pengungsi kota Jenin, Tepi Barat.

"Kami mendukung keamanan dan hak Israel untuk membela rakyatnya dari Hamas, Jihad Islam Palestina, dan kelompok teroris lainnya," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih dikutip dari Anadolu Agency.

Baca Juga

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan, sembilan warga Palestina meninggal dunia oleh tembakan tentara Israel di Tepi Barat pada Senin pagi, termasuk delapan di Jenin. Sekitar 50 warga Palestina lainnya mengalami luka-luka.

Serangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah para pemimpin Jihad Islam Ziad Nakhalah dan kelompok Hamas yang berbasis di Gaza Ismail Haniyeh mengunjungi Teheran, Iran. Mereka mengadakan pembicaraan luas dengan pejabat tinggi Iran yang merupakan musuh berat Palestina.

Tapi, ketegangan memang telah memuncak di wilayah pendudukan Tepi Barat dalam beberapa bulan terakhir di tengah serangan berulang Israel ke kota-kota Palestina. Hampir 190 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel sejak awal tahun ini. Setidaknya 25 orang Israel juga tewas dalam serangan terpisah selama periode yang sama.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement