Jumat 15 Sep 2023 17:31 WIB

Kondektur Bus di Thailand Pingsan karena Penumpang Bawa Durian

Akibat insiden ini bus dihentikan sehingga menyebabkan penundaan keberangkatan.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nidia Zuraya
Durian (ilustrasi). Aroma durian menyengat membuat kondektur sebuah bus di Bangkok, Thailand lemas hingga pingsan.
Foto: The Flaming Vegan
Durian (ilustrasi). Aroma durian menyengat membuat kondektur sebuah bus di Bangkok, Thailand lemas hingga pingsan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Aroma durian menyengat membuat kondektur sebuah bus di Bangkok, Thailand lemas hingga pingsan. Salah satu penumpangnya membawa durian ke dalam bus ketika ia hendak bepergian beberapa waktu lalu.

Dilansir laman Asia One pada Jumat (15/9/2023), kondektur bernama Kussama Srisong dibuat terguncang oleh aroma durian. Pertemuannya dengan raja buah-buahan itu menimbulkan reaksi alergi, sehingga Srisong menderita sesak dada dan sesak napas.

Baca Juga

Dalam sebuah unggahan di Facebooknya, Srisong mengatakan, bus kemudian dihentikan sehingga menyebabkan penundaan keberangkatan. Dia menuliskan postingannya bersamaan dengan fotonya yang sedang berbaring miring di kursi bus sambil diasuh oleh dua orang lain di sekitarnya.

"Bagi penumpang yang membawa durian ke dalam bus, ketika terjadi sesuatu bukan berarti hanya Anda yang tertunda. Orang lain juga harus pulang larut malam karena alergi durian saya," kata Srisong pada unggahannya tersebut.

Mengingat kejadian tersebut, dia berterima kasih kepada "kakak Lek" dan "kakak A" karena telah membawanya ke rumah sakit, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penumpang yang merawatnya dan juga kepada bosnya. Berbicara kepada media Thailand, Thairath, Srisong menceritakan bahwa dia sudah lebih baik kini, meski masih sedikit mengalami pusing.

"Jika ada penumpang yang membawa buah durian ke dalam bus, mereka diminta segera meninggalkan bus," kata Srisong kepada Thairath.

Namun, bau buah masih tertinggal di dalam kendaraan — seperti yang terjadi pada kasus ini. Selain itu, Srisong juga menyoroti kepada publikasi Thailand bahwa peraturan bus melarang membawa benda-benda dengan bau menyengat ke dalam bus.

Dokter di DTAP Clinic Bencoolen, Benjamin Loh mengungkapkan terdapat beberapa kasus alergi durian di negara Asia, khususnya di Singapura. Alergi tersebut bisa terjadi selama ada musim durian tiba.

“Berdasarkan literatur penelitian, hanya ada satu penelitian yang meneliti alergi durian,” katanya. Mengenai apa yang ada di dalam durian yang mungkin menyebabkan alergi, ahli diet dan pendiri Aptima Nutrition & Sports Consultants Jaclyn Reutens mengatakan, bahwa kemungkinan kandungan sulfur dalam durian, karena ada individu yang alergi terhadap sulfur.

 

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement