Kamis 02 Nov 2023 17:47 WIB

Investigasi BBC: Israel Sengaja Mengebom Daerah-Daerah Tempat Berlindung Warga Gaza

Israel menyarankan warga Gaza untuk pindah ke wilayah tertentu di selatan.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nidia Zuraya
Warga Palestina memeriksa kerusakan bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi Jabaliya di pinggiran Kota Gaza, Selasa, (31/10/2023).
Foto: Fadi Majed via AP
Warga Palestina memeriksa kerusakan bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi Jabaliya di pinggiran Kota Gaza, Selasa, (31/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID - Sejak militer Israel mengeluarkan instruksi pertama bagi warga sipil untuk mengungsi dari Gaza utara, ratusan ribu warga Gaza telah pindah ke selatan jalur tersebut. 

Namun wilayah selatan terus dibombardir oleh Israel, sehingga PBB dan organisasi bantuan lainnya memperingatkan bahwa tidak ada tempat di Gaza yang aman bagi warga sipil.

Baca Juga

BBC Verify telah mengidentifikasi dan menganalisis empat contoh serangan spesifik di wilayah tersebut. BBC juga melihat beberapa peringatan dan instruksi evakuasi yang dikeluarkan kepada warga sipil Gaza, termasuk beberapa yang menyarankan mereka untuk pindah ke wilayah tertentu di selatan.

Beberapa dari peringatan ini disertai peta dengan panah yang menunjuk ke area yang tidak jelas untuk dituju. Tiga serangan terjadi di dalam, atau di dekat wilayah tersebut beberapa hari setelah peringatan dikeluarkan.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan, mereka berkomunikasi dengan penduduk Gaza melalui berbagai cara, termasuk menyebarkan selebaran, unggahan di media sosial dalam bahasa Arab, dan peringatan yang dikeluarkan melalui organisasi sipil dan internasional. 

Khan Younis - 10 Oktober

photo
Seorang pria melihat buku-buku rusak di dalam masjid yang hancur akibat serangan udara Israel di Khan Younis, Jalur Gaza, Minggu, 8 Oktober 2023. - (AP Photo/Yousef Masoud)

 

Pada 10 Oktober 2023, IDF mengatakan, jet tempurnya telah menyerang lebih dari 200 sasaran di Rimal di utara Gaza, dan Khan Younis di selatan Gaza. BBC telah memeriksa serangan yang terjadi pada hari itu di pusat Kota Khan Younis untuk memahami lokasi dan skala kerusakan. 

Rekaman video yang dipublikasikan setelah serangan tersebut menunjukkan puing-puing dan bangunan runtuh di pusat kota. BBC juga memeriksa foto-foto yang menunjukkan bangunan-bangunan yang hancur, dan orang-orang yang memilah-milah puing mobil dan rumah.

Foto-foto tersebut menunjukkan lokasi yang sama dengan yang terlihat di video karena tanda apotek yang sama dapat dilihat di keduanya. BBC juga menggunakan penelusuran gambar terbalik untuk memastikan bahwa foto tersebut bukan berasal dari kejadian sebelumnya.

Pada 8 Oktober, juru bicara IDF Avichay Adrae telah mengunggah peringatan di platform media sosial X dalam bahasa Arab. Unggahan itu memberikan instruksi kepada penduduk di berbagai wilayah di Gaza untuk meninggalkan rumah mereka dan pindah ke tempat lain demi keselamatan mereka.

Meskipun zona evakuasi sering kali digambarkan dengan jelas, namun tujuan yang dituju para penduduk sering kali tidak jelas. Dalam hal ini, mereka yang tinggal di lingkungan Abasan al-Kabira dan Abasan al-Saghira, yang terletak beberapa kilometer tenggara pusat kota Khan Younis, menerima perintah untuk bergerak ke pusat kota Khan Younis pada 8 Oktober 2023.

Peta yang disertakan dalam video unggahan Adrae menyoroti tempat tinggal mereka saat ini, dan diberi label dengan panah yang menunjuk ke arah Khan Younis. Kemungkinan ada instruksi berbeda, tapi BBC belum menemukan bukti mengenai hal ini.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement