Jumat 17 Nov 2023 13:46 WIB

Hamas Kaget, Tentara Israel Ternyata Pengecut

Tentara IDF justru kabur ketika berhadapan dengan pejuang Palestina.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani
Pejuang brigade Izz ad-Din al-Qassam, sayap militer Hamas, berparade untuk mengenang para pejuang al-Qassam yang tewas dalam konflik baru-baru ini di Kota Gaza, 27 Mei 2021 (dikeluarkan 28 Mei 2021). Setelah sebelas hari bertempur, gencatan senjata mulai berlaku pada 21 Mei antara Israel dan militan di Jalur Gaza di bawah inisiatif Mesir untuk gencatan senjata tanpa syarat.
Foto: EPAEPA-EFE/MOHAMMED SABER
Pejuang brigade Izz ad-Din al-Qassam, sayap militer Hamas, berparade untuk mengenang para pejuang al-Qassam yang tewas dalam konflik baru-baru ini di Kota Gaza, 27 Mei 2021 (dikeluarkan 28 Mei 2021). Setelah sebelas hari bertempur, gencatan senjata mulai berlaku pada 21 Mei antara Israel dan militan di Jalur Gaza di bawah inisiatif Mesir untuk gencatan senjata tanpa syarat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kelompok pejuang Palestina, Hamas, mengatakan, nyali tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menciut ketika mereka saling berhadapan di medan perang. Dalam sebuah video yang diunggah oleh pakar politik Amerika Serikat (AS), Jackson Hinkle, seorang pejuang Hamas menggambarkan bahwa kata 'bentrokan' kurang tepat digunakan untuk eskalasi kali ini karena IDF tidak pernah berkonfrontasi langsung dengan Hamas.

"Ketika kami bentrok dengan IDF, bahkan kata bentrok pun tidak tepat untuk menggambarkannya. Tidak ada “bentrokan” apa pun dalam situasi tersebut. Tidak ada tembakan dari pihak mereka," ujar seorang pejuang Hamas dalam sebuah wawancara.

Baca Juga

Pejuang Hamas itu mengatakan, ada banyak senjata di dekat tentara IDF, tapi mereka tidak menyerang dalam baku tembak. Tentara IDF justru kabur ketika berhadapan dengan pejuang Palestina.

"Mereka seharusnya menyerang kita dalam baku tembak, tapi tidak ada tembakan dari pihak mereka. Buktinya prajurit itu (IDF) melihat saudara kita Abu Hamzah, dia hanya memandangnya, dia bahkan tidak berusaha berbuat apa-apa dan lari begitu saja," kata seorang pejuang Hamas.

Pejuang Hamas itu mengatakan, mereka memiliki ekspektasi tinggi ketika berhadapan dengan IDF dalam operasi Badai Al-Aqsa. Namun, kenyataan di lapangan sangat berbeda dari harapan para pejuang Palestina.

"Kenyataannya sangat berbeda dari harapan saya, Israel bahkan tidak pantas mendapatkan pelatihan berat yang harus saya jalani," kata pejuang Hamas.

Sebelumnya beredar di media sosial bocoran percakapan tentara Israel yang ketakutan ketika berhadapan dengan pejuang Palestina. Dalam rekaman suara itu, seorang tentara Israel mengatakan, dia tidak sanggup melawan pejuang Hamas meskipun dipersenjatai dengan senjata canggih termasuk tank. Tentara Israel itu mengaku pejuang Hamas seperti hantu di medan perang, karena tidak terlihat secara fisik namun serangan mereka nyata.

"Tentara Hamas itu, aku tidak bisa melihat mereka. Kita membunuh hantu. Aku tidak mau mati. Aku telah menyaksikan temanku dibunuh di depan mataku. Tolonglah," ujar tentara Israel itu.

Tentara Israel itu mengatakan, tanpa bantuan angkatan udara dan angkatan laut, IDF tidak bisa mengalahkan Hamas. Bahkan seluruh tank tidak bisa mengalahkan para pejuang kemerdekaan Palestina itu.

"Dengan seluruh tank dan alat perang kita tidak sanggup berbuat apa pun. Aku ingin meninggalkan negeri ini," kata seorang tentara Israel itu yang berbicara sembari terisak. 

Baca juga : Media AS Ungkap Kebohongan Israel Soal Klaim Aktivitas Militer Hamas di RS Al-Shifa

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement