Ahad 26 Nov 2023 17:25 WIB

Kelakuan Tentara Israel: Curi Jenazah dari RS Al Shifa Gaza

Pencurian jenazah tersebut dilakukan saat militer Israel mengepung RS Al Shifa.

Pekerja PBB dan Bulan Sabit Merah mencoba membantu seorang pria terluka tembak saat kembali dari selatan ke utara Jalur Gaza, 25 November 2023.
Foto:

Dia juga mengatakan istri dan anak-anaknya terkepung bersamanya dan komunikasi terputus. "Saya perlu mengetahui nasib orang tua dan saudara-saudara perempuan saya," katanya.

Tentara Israel meninggalkan Rumah Sakit Al Shifa di Kota Gaza pada Jumat (24/11/2023) setelah menduduki rumah sakit tersebut selama 10 hari, mengusir pasien, korban luka, dokter, paramedis, anggota staf lainnya, dan warga sipil yang sedang berlindung dari serangan yang meningkat di Gaza.

Selama beberapa hari terakhir, tentara Israel juga melakukan penggalian besar-besaran, pemeriksaan, dan penyisiran di dalam fasilitas medis. Hal tersebut mengakibatkan beberapa pengungsi dan orang-orang yang terluka meninggal di dalam rumah sakit, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Tentara Israel menarik diri dari RS tersebut beberapa jam setelah jeda kemanusiaan sementara antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada Jumat pagi. Israel dan Hamas menukar 24 warga Israel dan warga asing dengan 39 warga Palestina dari penjara-penjara Israel pada Jumat atau pada hari pertama dari jeda kemanusiaan yang berlangsung selama empat hari.

Berdasarkan perjanjian tersebut, para sandera akan dibebaskan secara bertahap selama empat hari. Serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2024 telah membuat sedikitnya 14.854 warga Palestina wafat, termasuk 6.150 anak-anak dan lebih dari 4.000 perempuan. Sementara itu, korban tewas di Israel mencapai 1.200 orang.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement