Kamis 30 Nov 2023 16:04 WIB

Erdogan: Netanyahu Abadikan Namanya dalam Sejarah Sebagai Penjagal Gaza

Israel tanpa malu-malu terus menginjak-injak hukum internasional.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Ani Nursalikah
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Foto: AP Photo/Markus Schreiber
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali melayangkan pernyataan tajam kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Erdogan mengecap Netanyahu sebagai penjagal karena menjadi tokoh utama di balik pembantaian yang dilakukan Israel di Jalur Gaza.

“Netanyahu telah mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai penjagal Gaza,” kata Erdogan dalam pidatonya yang disiarkan secara nasional pada Rabu (29/11/2023), dikutip laman Al Arabiya.

Baca Juga

“Netanyahu membahayakan keamanan semua orang Yahudi di dunia dengan mendukung anti-Semitisme melalui pembunuhan yang dia lakukan di Gaza,” ujar Erdogan.

Menurut Erdogan, Netanyahu pun menjadi ganjalan utama bagi terciptanya gencatan senjata permanen di Gaza. “Pernyataan yang dibuat oleh pemerintahan Netanyahu menghilangkan harapan kami agar jeda kemanusiaan diubah menjadi gencatan senjata yang langgeng,” katanya.

Ketika melakukan pembicaraan via telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk membahas perkembangan situasi di Jalur Gaza pada Selasa (28/11/2023), Erdogan menyampaikan Israel harus mempertanggungjawabkan kejahatannya di pengadilan internasional.

Selama panggilan telepon tersebut...

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement