Selasa 19 Dec 2023 17:07 WIB

Iran Serukan Penyelidikan Warga Palestina yang Dikubur Hidup-Hidup

Pihak yang menghancurkan fasilitas medis dan membahayakan warga sipil, harus diadili.

Seorang warga Palestina yang terluka dikirim ke Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, Jalur Gaza Selatan.
Foto: EPA-EFE/HAITHAM IMAD
Seorang warga Palestina yang terluka dikirim ke Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, Jalur Gaza Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID,Teheran - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani menyerukan penyelidikan internasional atas laporan bahwa tentara Israel melindas warga Palestina dengan menggunakan buldoser di halaman rumah sakit di Gaza dan mengubur beberapa dari mereka hidup-hidup.

Melalui unggahan di media sosial, Senin (18/12/2023), Kanaani membagikan beberapa foto usai penyerbuan Israel terhadap Rumah Sakit Kamal Adwan yang memperlihatkan sejumlah warga Palestina yang terluka dikubur hidup-hidup di halaman rumah sakit. “Wajah dan sifat anti-manusia sesungguhnya dari rezim Israel tidak pernah lebih terbuka daripada perang melawan #Gaza,” katanya.

Baca Juga

Kanaani menekankan, urgensi penyelidikan internasional terhadap kekejaman baru di Rumah Sakit Kamal Adwan. Dia menyerukan agar para pihak yang menghancurkan fasilitas medis dan membahayakan warga sipil, dapat segera diadili. 

Pada Sabtu (16/12/2023), dokter dan saksi lainnya mengungkapkan bahwa pasukan Israel menghancurkan tenda-tenda yang menampung pengungsi Palestina di kawasan di dekat rumah sakit. Pasukan tersebut menggunakan buldoser dan menyerang para pengungsi tersebut hingga tewas.

 

 

sumber : antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement