Sabtu 27 Jan 2024 14:30 WIB

Saksi Mata Ungkap Detik Demi Detik Eksekusi Mati Pertama dengan Gas Nitrogen di AS

AS mengeksekusi mati Kenneth Eugene Smith dengan gas nitrogen.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda
Pendeta Dr Jeff Hood, penasihat spiritual untuk terpidana pembunuh Kenneth Eugene Smith, menjelaskan eksekusi Smith dengan gas nitrogen oleh Negara Bagian Alabama di Atmore, Alabama, AS, dalam konferensi pers pada 25 Januari 2024. Kelompok hak asasi manusia ada yang mengeklaim metode eksperimental penggunaan hipoksia gas nitrogen untuk mengeksekusi orang mungkin tidak akan berhasil.
Foto: EPA-EFE/DAN ANDERSON
Pendeta Dr Jeff Hood, penasihat spiritual untuk terpidana pembunuh Kenneth Eugene Smith, menjelaskan eksekusi Smith dengan gas nitrogen oleh Negara Bagian Alabama di Atmore, Alabama, AS, dalam konferensi pers pada 25 Januari 2024. Kelompok hak asasi manusia ada yang mengeklaim metode eksperimental penggunaan hipoksia gas nitrogen untuk mengeksekusi orang mungkin tidak akan berhasil.

REPUBLIKA.CO.ID, ATMORE -- Alabama membuat sejarah dengan mengeksekusi terpidana pembunuh, Kenneth Eugene Smith, menggunakan gas nitrogen, Kamis (25/1/2024) waktu setempat. Ini menjadi eksekusi pertama di Amerika Serikat dengan metode baru tersebut.

Smith (58 tahun) dinyatakan meninggal pada pukul 20.25 di ruang kematian di Lembaga Pemasyarakatan William C Holman di Atmore. Selama eksekusi, Smith tampak mengalami kesulitan dan gemetar hebat selama sekitar empat menit setelah gas nitrogen mulai mengalir melalui masker yang menutupi seluruh wajahnya.

Baca Juga

Proses ini memakan waktu dua hingga tiga menit sebelum Smith tampak kehilangan kesadaran, terengah-engah, dan brankarnya berguncang beberapa kali. Tindakan ini menjadi sorotan karena menjadi pertama kalinya metode baru ini digunakan sejak diperkenalkannya suntikan mematikan pada tahun 1982.

Mahkamah Agung AS menolak untuk menghentikan eksekusi dalam keputusan yang dikeluarkan Kamis malam, meskipun tiga hakim liberal memiliki pendapat berbeda. Hakim Sonia Sotomayor membahas kegagalan Alabama dalam mengeksekusi Smith pada 2022.

Sotomayor menyoroti kekhawatiran tentang protokol eksekusi negara bagian yang "tidak jelas" dan risiko melanggar hak asasi manusia. Eksekusi ini juga menandai penggunaan pertama metode gas nitrogen sejak diperkenalkannya suntikan mematikan pada 1982, yang sekarang menjadi metode paling umum untuk eksekusi di AS.

Proses Eksekusi Langkah Demi Langkah:

Eksekusi dimulai pada pukul 19.53 ketika tirai dibuka di ruang saksi media. Smith, mengenakan masker wajah dengan tabung plastik, diikat ke brankar salib.

Smith membuat pernyataan akhir yang sulit didengar karena teredam oleh masker pada 19.55. Dia menyampaikan terima kasih kepada pendukungnya. Pendeta Jeff Hood mendekati Smith untuk berdoa, sementara anggota staf penjara memeriksa segel maskernya pada 19.56.

Pada pukul 19.57, nitrogen mulai mengalir, dan Smith menggeliat dan mengejang di brankar. Terlihat bahwa dia berusaha menahan napas dan berjuang melawan kekangannya.

Nitrogen mengalir selama sekitar 15 menit sebelum Smith tampak kehilangan kesadaran pada pukul 20.02. Tirai ruang saksi ditutup pada 20.15.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement