Selasa 06 Feb 2024 14:03 WIB

Diboikot, Family Mart Malaysia Tegaskan tak Terkait dengan Israel

Perusahaan menegaskan kembali pendiriannya tidak mendukung kekerasan.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Fuji Pratiwi
Gerai Family Mart di Tokyo, Jepang.
Foto: wikimedia.org
Gerai Family Mart di Tokyo, Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jaringan toko serba ada asal Jepang, FamilyMart di Malaysia dalam sebuah pernyataan menegaskan tidak berkontribusi atau menyumbang dalam aksi serangan Israel ke masyarakat Gaza, Palestina.

Hal ini disampaikan jaringan tersebut setelah munculnya gelombang boikot masyarakat Malaysia ke Family Mart setelah adanya kerja sama strategis antara pemegang saham terbesar FamilyMart Co Ltd, Itochu Corporation dengan perusahaan pertahanan Israel, Elbit Systems.

Baca Juga

"Kami menegaskan kembali pendirian kami bahwa kami tidak mendukung kekerasan atau pembunuhan. FamilyMart Malaysia tidak berkontribusi atau menyumbang atau berurusan dengan Israel," kata pihaknya dalam pernyataan itu." demikian dikutip dari Sinar Daily, Selasa (6/2/2024).

Selain itu, Family Mart di Malaysia juga menyatakan telah diberitahu oleh FamilyMart Co., Ltd Jepang jika Itochu Aviation telah mengumumkan untuk mengakhiri Memorandum of Understanding (MoU) dengan Elbit pada 5 Februari. Keputusan tersebut dibuat untuk mendukung dukungan pemerintah Jepang terhadap perintah Mahkamah Internasional baru-baru ini, termasuk mencegah tindakan genosida di Jalur Gaza.

Keputusan tersebut dibuat untuk mendukung dukungan pemerintah Jepang terhadap perintah Mahkamah Internasional baru-baru ini, termasuk mencegah tindakan genosida di Jalur Gaza.

Pada Maret 2023, dilaporkan Itochu Aviation (anak perusahaan Itochu Corporation) menandatangani MoU dengan Nippon Aircraft Supply dan Elbit Systems untuk mengimpor teknologi pertahanan ke Jepang demi tujuan keamanan nasional Jepang.

"Kami telah diberitahu hari ini bahwa Itochu Aviation mengakhiri MoU, sesuai laporan berita di Jepang," demikian rilis pernyataan.

Masyarakat Malaysia memboikot jaringan toko serba ada asal Jepang, Family Mart setelah adanya hubungan kerja sama dengan perusahaan Israel. Konsumen menilai adanya kerja sama strategis antara pemegang saham terbesar FamilyMart Co Ltd, Itochu Corporation dengan perusahaan pertahanan Israel, Elbit Systems.

Boikot ini terjadi setelah pengguna media sosial saling berbagi postingan tentang aksi boikot Family Mart di negaranya masing-masing pascaserangan Israel terhadap warga Palestina di Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Dalam postingannya di Instagram, dibagikan foto orang-orang yang memegang plakat berlogo Itochu disertai tulisan 'Hentikan Genosida' dan 'Gencatan Senjata Sekarang'.

Dilansir Sinar Daily, Selasa (6/2/2024), seorang pengguna media sosial menulis tidak lagi memiliki keinginan untuk membeli produk Family Mart lagi setelah adanya kerja sama denngan Israel. "Sangat disayangkan mereka (Family Mart) memilih sisi investasi yang salah. Beli saja produk lokal dan pastikan mereka tidak mendukung Israel sama sekali, teman-teman," ujarnya.

Sementara, pengguna lain menulis, "Selamat tinggal Family Mart, kami mendukung Palestina."

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement