Senin 01 Apr 2024 20:08 WIB

Rusia Tuduh AS Tutupi Dalang Serangan di Aula Konser Crocus

Rusia sebut Ukraina dibantu intelijen AS untuk serang aula konser Crocus.

Api membubung di atas tempat konser Balai Kota Crocus menyusul penembakan di Krasnogorsk, di luar Moskow, Rusia, (22/3/2024).
Foto: EPA
Api membubung di atas tempat konser Balai Kota Crocus menyusul penembakan di Krasnogorsk, di luar Moskow, Rusia, (22/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) menuduh Amerika Serikat menutup-nutupi dalang serangan teroris di aula konser Crocus di dekat Moskow. AS juga dinilai tengah berupaya menciptakan distorsi tentang apa yang sebenarnya terjadi.

"AS menutupi mereka yang bertanggung atas serangan teroris di Crocus City Hall," kata SVR dalam sebuah pernyataan pada Senin (1/4/2024).

Baca Juga

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa dinas khusus AS telah ditugaskan untuk menghilangkan kecurigaan komunitas dunia terhadap keterlibatan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dalam serangan pada 22 Maret tersebut.

"Pembunuhan warga sipil di wilayah Moskow [di Crocus City Hall] terkait langsung dengan serangan roket masif dan serangan oleh kelompok-kelompok sabotase Ukraina di wilayah Kursk dan Belgorod," tulis pernyataan itu.

Disebutkan pula bahwa pada saat yang sama, data yang diperoleh SVR mengindikasikan bahwa saat menyusun serangan, Ukraina secara aktif menggunakan informasi satelit yang diberikan oleh intelijen AS.

Kelompok-kelompok oposisi di luar negeri yang bergerak di luar organisasi politik resmi telah diperintahkan untuk mengangkat narasi tentang "upaya tidak masuk akal Pemerintah Rusia untuk menggunakan serangan teroris sebagai pembenaran tindakan mereka di Ukraina", menurut SVR.

sumber : Antara, Sputnik, Anadolu
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement