Senin 13 May 2024 15:53 WIB

Korut Suarakan Dukungan Kuat dan Solidaritas kepada Putin

Kim memuji Putin atas upaya terdepan untuk mempertahankan kedaulatan Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
Foto: AP Photo/Mikhail Metzel
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengirim pesan ucapan selamat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas Hari Kemenangan, atau yang lebih dikenal dengan Vicotry Day, sembari menyatakan dukungan kuat dan solidaritas dengan Moskow.

“Kim menyampaikan ucapan selamat hangat dan salam persahabatan kepada Putin dalam pesan perayaan 79 tahun kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman pada Perang Dunia II,” kata Kantor Berita Korea Utara KCNA, Kamis, (9/5/2024). 

Baca Juga

Kim memuji Putin atas upaya terdepan untuk mempertahankan kedaulatan Rusia terhadap "tantangan jahat dan ancaman kekuatan musuh" yang tampaknya merujuk pada perang Rusia dengan Ukraina. “Saya menyatakan dukungan tegas dan solidaritas terhadap tujuan suci Rusia, berharap Anda dan tentara serta rakyat Rusia yang pemberani akan meraih kemenangan baru dalam perjuangan mengalahkan kebijakan hegemonik imperialis,” kata Kim seperti dikutip KCNA.

Pada awal pekan ini, pemimpin Korea Utara itu juga mengirimkan pesan ucapan selamat kepada Putin karena secara resmi memulai masa jabatan kelima sebagai pemimpin Moskow. Putin memulai masa jabatannya yang kelima pada Selasa, memperpanjang masa jabatannya selama 24 tahun hingga enam tahun ke depan, setelah kemenangan telak dalam pemilu pada Maret.

Korea Utara dan Rusia telah memperdalam kerja sama militer dan memperkuat hubungan bilateral setelah Kim dan Putin mengadakan pertemuan puncak pada September tahun lalu. Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan Kim telah mengirim pesan ucapan selamat Hari Kemenangan kepada Putin selama tiga tahun berturut-turut sejak perang Rusia dengan Ukraina dimulai pada 2022.

Padahal, sebelumnya Korea Utara hanya melakukannya pada hari peringatan Rusia yang angka akhirnya berakhir pada angka lima atau nol. “Korea Utara tampaknya berusaha menunjukkan kedekatan dengan Rusia dan menciptakan suasana (untuk mempersiapkan) perjalanan Putin ke Korea Utara,” kata seorang pejabat Kementerian Unifikasi Korsel, yang tidak mau disebutkan namanya, kepada wartawan.

sumber : Antara, Yonhap
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement