Senin 13 May 2024 23:28 WIB

Punya Kekuatan Ini, Korea Selatan Yakin Indonesia Bakal Jadi Pemimpin Global

Salah satu potensinya jumlah populasi penduduk yang banyak.

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Ahmad Fikri Noor
Suasana gedung bertingkat di Jakarta, Jumat (22/9/2023).
Foto: Republika/Prayogi
Suasana gedung bertingkat di Jakarta, Jumat (22/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Anggota Majelis Nasional Korea Selatan Kim Gi Hyeon yakin Indonesia akan menjadi negara maju yang memimpin di tingkat global. Ia menilai, negeri ini memiliki banyak potensi, salah satunya jumlah populasi penduduk yang banyak.

"Itu kekuatan Indonesia," ujarnya saat menyambut kunjungan jurnalis Indonesia peserta The Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea yang diadakan oleh Korea Foundation bersama Foreign Policy Community of Indonesia di kantornya di Seoul, Korea Selatan, Senin (13/5/2024).

Baca Juga

Ia melanjutkan, Indonesia pun memiliki sumber daya alam luar biasa. Dirinya menuturkan, Indonesia dan Korea Selatan mempunyai kesamaan sejarah karena pernah dijajah. Kim Gi Hyeon menambahkan, beberapa waktu lalu negaranya kecil dan miskin.

"Hanya saja dengan fokus kuat pada pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, kami telah berkembang menjadi pemimpin teknologi tinggi di tingkat internasional," jelas dia.

Baginya, pendidikan atau edukasi sumber daya manusia sangat penting, maka Korea Selatan pun fokus ke bidang tersebut. Sebelumnya, kata dia, beberapa puluh tahun lalalu Korea Selatan membuat dan menjalankan rencana ekonomi lima tahun yang berfokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan, rel kereta, jembatan, pelabuhan, manufaktur, serta petrokimia. Maka ia mengatakan, Indonesia juga bisa mengambil langkah itu.

"Saya yakin Indonesia akan menjadi pemimpin generasi di komunitas internasional berikutnya," tutur dia.

Sebagai informasi, Kim sudah terjun ke politik sejak 2000-an. Selama menjabat anggota Majelis Nasional, Kim fokus pada beberapa isu. Di antaranya peningkatan transparansi dalam administrasi publik, pengembangan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan, dan penguatan sistem pendidikan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement