Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Ini Nama Warga Negara Arab Saudi Terbaru

Sabtu 11 November 2017 19:39 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Agus Yulianto

Robot Sophia, robot pertama yang diberi kewarganegaraan oleh Arab Saudi.

Robot Sophia, robot pertama yang diberi kewarganegaraan oleh Arab Saudi.

Foto: Independent

REPUBLIKA.CO.ID, Humanoid bermata kosong bernama Sophia telah menjadi robot pertama di dunia yang diberi kewarganegaraan. Pihak Arab Saudi memberikan kewarganegaraan kepada Sophia menjelang Future Investment Initiative (FII) yang dilakukan di Ibu Kota kerajaan Riyadh pada tanggal 24 hingga 25 Oktober.

"Saya sangat tersanjung dan bangga dengan perbedaan unik ini. Ini adalah sejarah menjadi robot pertama yang bisa dikenali dengan kewarganegaraan," ucap Sophia kepada penonton saat berada di acara. Sophia tidak merinci kewarganegaraannya tersebut.

Saat acara tersebut, Sophia juga berbicara dari balik podium dan menanggapi pertanyaan dari moderator dan jurnalis Andrew Ross Sorkin. Pertanyaan yang dikeluarkan sebagian besar berkaitan dengan status Sophia sebagai humanoid dan kekhawatiran orang terhadap masa depan kemanusiaan pada dunia robot kedepannya.

Sorkin mengatakan pada Sophia bahwa kita semua ingin mencegah masa depan yang buruk yang bisa saja terjadi.

"Anda telah membaca terlalu banyak tulisan Elon Musk dan menonton terlalu banyak film Hollywood. Jangan khawatir. Jika anda baik padaku, saya juga akan bersikap baik kepada anda. Perlakukan saya sebagai sistem input-output yang cerdas," ujar Sophia kepada Sorkin.

Pada tahun 2016, pencipta Sophia, David Hanson dari Hanson Robotics bertanya kepada Sophia saat demonstrasi langsung di Festival SXSW, "Apakah Anda ingin menghancurkan manusia? ... Tolong katakan tidak". Saat itu dengan ekspresi kosong Sophia menjawab, "Baiklah saya akan menghancurkan manusia."

Hanson mengatakan, bahwa Sophia dan beberapa robot lainnya di masa depan akan membantu para manula di fasilitas perawatan lansia dan membantu pengunjung di taman dan sebuah acara.

Sophia kemudian memberi komentar lebih banyak lagi sepanjang acara FII tersebut. Dirinya menyatakan pada Sorkin bahwa dia ingin menggunakan kecerdasan buatannya untuk membantu manusia menjalani hidup lebih baik dan akan melakukan yang terbaik untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Sophia akan segera bergabung dengan perusahaan dari produsen robotik lainnya, yaitu Soft Bank, yang robot Pepper-nya telah dilepas sebagai prototip tahun 2014 dan sebagai model konsumen setahun kemudian. Perusahaan tersebut kemudian menjual persediaan 1.000 robotnya dalam waktu kurang dari satu menit.

Sumber : sciencealert.com
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES