Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Ribuan Orang Menyelamatkan Diri dari Perang ISIS

Jumat 22 Feb 2019 18:21 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Gerakan ISIS (ilustrasi)

Gerakan ISIS (ilustrasi)

Foto: VOA
Pertempuran sengit terjadi wilayah Hajin, Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- PBB dan mitranya di Kamp Al-Hol di Suriah menerima ribuan orang yang menyelamatkan diri dari pertempuran di wilayah Hajin di Suriah Timur.  Demikian disampaikan seorang juru bicara PBB pada Kamis (21/2).

Baca Juga

"PBB dan semua mitranya terus meningkatkan upaya mereka guna menampung dan menyediakan bantuan buat orang yang tiba di Kamp Al-Hol," kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric, sebagaimana diberitakan Kantor Berita Cina, Xinhua, Jumat (22/2) siang.

"Penghuninya sudah melebihi daya tampung, dengan sebanyak 41 ribu orang tinggal di sana, termasuk lebih dari 30 ribu orang yang telah tiba sejak Desember."

Dujarric juga mengatakan, satu tempat persinggahan telah dibangun antara Hajin dan Al-Hol untuk menyediakan bantuan buat orang yang melakukan perjalanan berat ke kamp tersebut.

Menurut Dujarric, pertempuran di berbagai daerah Hajin di sepanjang Sungai Eufrat di Kegubernuran Deir Ez-Zour di Suriah tampaknya mencapai puncaknya.  "Ribuan perempuan, anak kecil dan lelaki diperkirakan diungsikan dan bergerak ke arah Kamp Al-Hol di Vubernuran Al Hasakeh dalam beberapa hari ke depan."

Ia mengatakan, banyak orang tiba dalam kondisi kritis, dan sedikitnya 61 anak kecil telah meninggal selama perjalanan dari Hajin atau tak lama setelah tiba di Kamp Al-Hol".

Hajin dulu adalah kota kecil terakhir yang dikuasai ISIS saat kelompok gerilyawan itu terdesak dari sisa wilayah "kekhalifahannya" di Suriah.

"PBB terus menyeru semua pihak agar melakukan setiap tindakan yang mungkin untuk melindungi warga sipil dan memastikan orang yang kehilangan tempat tinggal memiliki akses ke bantuan," kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB tersebut.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA