Ahad 12 Jun 2011 06:02 WIB

Pemimpin Alqaida Afrika Dilaporkan Tewas

Kapal USS Cole yang bolong dibom oleh Alqaida pada 1998 di Yaman
Foto: AP
Kapal USS Cole yang bolong dibom oleh Alqaida pada 1998 di Yaman

REPUBLIKA.CO.ID,MOGADISHU - Polisi Somalia Sabtu (11/6) mengatakan bahwa Fazul Abdullah Mohammed, salah seorang pemimpin Al Qaida paling dicari di Afrika, telah tewas di ibu kota negara Tanduk Afrika itu pada awal pekan ini.

"Kami memastikan ia telah ditewaskan oleh polisi kami di sebuah pos pemeriksaan pekan ini," kata Halima Aden, seorang pejabat senior polisi nasional, pada Reuters di Mogadishu.

Mohammed, menurut Aden, tertembak di pos pemeriksaan itu dalam tembak-menembak dengan polisi. "Ia memiliki paspor palsu Afrika Selatan dan tentu saja dokumen lainnya. Setelah penyelidikan seksama, kami pastikan itu adalah dia dan kemudian kami menguburkan jenasahnya," Aden menuturkan.

Mohammed bereputasi menjadi pemimpin Al Qaida di Afrika timur. Dia beroperasi di Somalia yang telah tanpa pemerintahan sejak tergulingnya diktator Mohamed Siad Barre pada 1991.

Amerika Serikat telah menawarkan hadiah 5 juta dolar untuk informasi yang bisa menghasilkan penangkapan orang Komoro itu. Mohammed bisa berbicara dalam lima bahasa serta jago dalam penyamaran, pemalsuan dan pembuatan bom.

Ia dituduh memainkan peran utama dalam serangan di kedutaan besar AS pada 1996 di Nairobi dan Dar es Salaam. Aksi tersebut menewaskan 240 orang.

"Ia tewas pada Selasa (7/6) malam di pinggiran selatan kota Mogadishu di pos pemeriksaan polisi ex-control. Seorang pria bersenjata lainnya telah menyupirinya dalam sebuah kendaraan roda empat ketika dengan tidak sengaja mengemudikan mobil itu ke pos pemeriksaan tersebut," kata Aden. "Kami memiliki fotonya dan dengan demikian kami periksa ulang dengan mencocokkan dengan wajahnya. Ia memiliki ribuan dolar. Ia juga memiliki laptop dan AK-47 yang telah dimodifikasi."

sumber : Antara/Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement