REPUBLIKA.CO.ID, AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat Barack Obama sepertinya lebih mengagumi pendiri Apple, Steve Jobs, daripada pendiri Google. Sikap itu ditunjukan Obama saat melakukan pidato di Konvensi Demokrat, Kamis (6/9) malam.
Obama yang dalam rapat itu seharusnya mengucapkan pendiri Google dalam sebuah kalimat tiba-tiba berubah pikiran dan malah menyebut nama almarhum Steve Jobs, demikian dilaporkan situs teknologi Mashable.
Menurut transkrip resmi pidatonya yang didapat New York Times, Obama harusnya mengatakan, "Kami percaya bahwa seorang gadis kecil yang ditawarkan untuk lari dari kemiskinan oleh seorang guru hebat atau hibah untuk kuliah bisa menjadi pendiri Google berikutnya, atau ilmuwan yang menyembuhkan kanker, atau Presiden Amerika Serikat-dan itu berada dalam kekuatan kita untuk memberikannya kesempatan itu.
Namun pada menit terakhir Obama justru melontarkan, “Kami percaya bahwa seorang gadis kecil yang ditawarkan untuk lari dari kemiskinan oleh seorang guru hebat atau hibah untuk kuliah bisa menjadi Steve Jobs berikutnya."
Belum diketahui pasti alasan Obama memilih mengganti isi pidatonya pada menit menit terakhir itu.
Sejumlah media mengaitkannya dengan kecintaan Obama pada produk Apple, seperti iPad dan Macbook. Spekulasi lain menyebut perubahan isi pidato untuk menimpali pidato pesaingnya Mit Romney di Konvensi Republik, yang juga membawa-bawa nama Steve Jobs.