Senin 22 Apr 2013 05:32 WIB

Aksi Cina Balas Tudingan AS

Bendera Cina dan AS. Ilustrasi.
Foto: worldwide-connect.com
Bendera Cina dan AS. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, Beijing menuduh Amerika Serikat memata-matai warga negaranya sendiri, mendiskriminasi kaum perempuan dan etnis minoritas, serta membiarkan kejahatan dengan senjata api berlangsung tak terkendali.

Tuduhan-tuduhan itu dikemukakan dalam tanggapan tahunan Beijing terhadap kritik Washington mengenai catatan hak asasi Cina, seperti dilansir situs voa.

Kantor berita resmi Cina Xinhua mengeluarkan laporan panjang dari Kabinet Cina, Dewan Negara, yang menyatakan donasi politik untuk kampanye pemilu di Amerika telah merusak demokrasi di negara itu, dan bahwa diskriminasi keagamaan meningkat. Laporan Cina juga menuduh perang yang dilakukan Amerika di Irak dan Afghanistan telah melanggar hak asasi.

Laporan tersebut merupakan jawaban atas survei tahunan Departemen Luar Negeri Amerika mengenai kondisi hak asasi di seluruh dunia.

Laporan yang dilansir  Washington hari Jumat (19/4) menunjukkan penindasan dan pemaksaan di Cina telah berlangsung rutin, dan pemerintah terus menerus mengintimidasi para aktivis politik. Masalah hak asasi telah menjadi sumber ketegangan antara kedua negara selama puluhan tahun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement