Selasa 11 Feb 2014 12:19 WIB

Visa Bisnis China Untungkan Pariwisata Australia

Red:
abc news
abc news

REPUBLIKA.CO.ID, AUSTRALIA -- Menteri Perdagangan Australia Andrew Robb mengatakan, perubahan peraturan pemberian visa bisnis bagi warga China akan banyak memberikan keuntungann bagi industri pariwisata domestik Australia. Australia baru  memperkenalkan visa multi entri yang berlaku selama tiga tahun bagi kalangan usaha China, dimana Menteri Andrew Robb mengatakan ini akan meningkatkan peluang untuk melakukan bisnis dengan China.

"Perubahan ini juga akan mendukung agenda investasi dan perdagangan pemerintah." kata Robb dalam sebuah pernyataan baru-baru ini.

"Keseluruhan investasi China di Australia naik delapan kali lipat dari tahun 2002 ke tahun 2012, menjadi $ 23 trilyun, dan kami ingin pertumbuhan itu terus berlanjut."

Robb mengatakan perubah ini akan membawa manfaat ekonomi di bidang turisme, termasuk perusahaan penerbangan, hotel, restoran dan sektor bisnis penyelenggaraan.

Pemerintah mengatakan perubahan dilakukan menyusul disetujuinya peningkatan kapasitas kursi penerbangan bagi maskapai China guna memenuhi permintaan selama musim liburan Imlek di Australia.

Dikatakan menjelang Hari Raya Imlek 31 Januari lalu, dalam satu bulan saja ada lebih dari 80 ribu permintaan visa dari para pelancong China.

Menteri Imigrasi Scott Morrison mengatakan pengunjung bisnis China secara keseluruhan sekitar 18,5 persen dari seluruh pengajuan visa bisnis di kuartal pertama tahun 2013-2014.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement