Ahad 21 Dec 2014 12:47 WIB

Buku Bahasa Inggris SMA di AS Masukkan Kosakata Islam

Rep: C16/ Red: Erdy Nasrul
pelajar
Foto: Yasin Habibi/Republika
pelajar

REPUBLIKA.CO.ID, NORTH CAROLINA – Buku paket bahasa Inggris untuk SMA di North Carolina, Amerika Serikat, memuat kosakata tentang Islam. Diantaranya memuat tentang nama Nabi Muhammad SAW. Beberapa orang tua di Farmville, North Carolina ingin mengetahui alasan mengapa anak-anak mereka diberi tugas mengenai kosakata standar yang mempromosikan Nabi Muhammad dan agama Islam dalam kelas bahasa Inggris mereka di Sekolah.

"Saya benar-benar terlengah," kata seorang mahasiswa SMA Farmville yang berada di kelas bahasa Inggris kepada penyiar fox news, Tod Starnes, sebagaimana dimuat Foxnews, Jumat (19/12). "Jika kita tidak diijinkan untuk berbicara mengenai agama-agama di sekolah lalu kenapa hal ini bisa terjadi?"

Lembar kerja pelajaran kosakata Islam tersebut diberikan untuk anak kelas 3. "Saya sedang membaca lembar kerja itu," kata siswa tersebut kepada Tod. "Saya melihatnya dan tahu ada sesuatu yang tidak benar - jadi saya kirimkan pertanyaan tersebut kepada ibuku melalui email."

"Tugas selanjutnya, Anda memiliki kesempatan untuk menambah kosakata Anda dengan membaca tentang Nabi Muhammad dan kosa kata Islam," tulis lembar kerja tersebut.

Pelajaran kosa kata tersebut menggunakan kata-kata seperti cerdik, bermanfaat, tidak menentu, masjid, pastoral, dan puncak yang diterapkan dalam sebuah kalimat tentang agama Islam. Contoh kosa kata yang terdapat dalam kalimat tersebut yaitu pada kata "puncak". Kalimatnya adalah "Puncak kehidupan setiap umat muslim adalah perjalanan ke Mekah," contoh kalimat tersebut.

Untuk kata "tidak menentu," kalimatnya adalah "Tanggapan terhadap ajaran Muhammad pada awalnya tidak menentu. Beberapa orang merespon positif, sementara yang lain menolak ajarannya bahwa'tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad Nabi-Nya".

Pada bagian tugas lainnya para siswa diminta untuk menyelesaikan sebuah kalimat. "Ada sejumlah besar orang yang khawatir dalam menyebarkan agama Islam yakin bahwa tidak mungkin untuk memberikan (n) ___ jumlah."

Tod berbicara dengan salah satu orang tua yang meminta untuk disembunyikan identitasnya. Dia mengaku sangat terganggu dengan pelajaran yang didapat anaknya di kelas. "Bagaimana jika sistem pendidikan kita mengagungkan kehebatan kaisar Jepang setelah peristiwa Pearl Harbor?" kata orangtua itu. "Bagaimana kalau sistem pendidikan kita  menceritakan kepada anak-anak kita betapa indahnya Rusia setelah Perang Dingin?"

Orang tua tersebut menganggap ada propaganda Islam dalam materi pelajaran disekolah. "Ini sangat mengejutkan," katanya. "Saya menyarankan kepada anak saya untuk membaca materi pelajaran itu seperti membaca cerita fiksi. Tidak ada bedanya dengan cerita fiksi yang pernah dibaca sebelumnya".

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement