Senin 16 Feb 2015 05:29 WIB

Demonstran Kurdi Bentrok dengan Polisi di Turki Tenggara

Rep: C83/ Red: Bayu Hermawan
Para demonstran menyuarakan kemarahannya atas pemerintah Turki
Foto: Reuters
Para demonstran menyuarakan kemarahannya atas pemerintah Turki

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Ribuan kaum Kurdi melakukan unjuk rasa di Turki tenggara. Mereka menuntut pembebasan pemimpin Kurdistan Partai Buruh (PKK) yang dipenjara , Abdullah Ocalan.

Saat melakukan unjuk rasa, para demonstran dan polisi bentrok di jalan di kota Sirnak. Polisi akhirnya menahan 17 pengunjuk rasa di Sirnak.

Para demonstran menurunkan jendela toko sebagai bentuk protes. Mereka berbaris di sepanjang jalan sambil memegang foto pemimpin PKK dan meneriakkan 'pemimpin yang hidup lama Ocalan'. Aksi serupa juga terjadi di ibukota, Ankara, dan kota-kota besar Turki. 

"Perjuangan kemerdekaan akan dimulai sekarang tujuan untuk kebebasan pemimpin Apo (Abdullah Ocalan). Kami akan meningkatkan perjuangan," ujar kelompok PKK seperti dilansir Presstv (15/2).

Pemerintah Turki meluncurkan proses perdamaian dengan PKK tahun 2012 untuk mengakhiri kampanye bersenjata otonomi Kurdi.

PKK kemudian mengumumkan gencatan senjata dengan Ankara, dan akan mulai menarik keluar dari Turki tenggara ke kamp-kamp di Irak utara, di mana mereka berada saat ini. PKK telah berjuang untuk wilayah otonomi Kurdi di Turki sejak tahun 1980an.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement