REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Pemerintah negara bagian Victoria di Australia mengatakan sedang menyelidiki sumber ancaman bom yang disampaikan melalui telepon ke puluhan sekolah pekan lalu, berasal dari sebuah SMA elit Nossal High School di Melbourne.
Sebuah sekolah dasar di Warrnambool, sekitar 259 km dari Melbourne diliburkan setelah mendapat ancaman telepon. Pada Selasa, sekitar 17 sekolah diliburkan atau ditutup karena mendapat ancaman lewat telepon.
Ancaman itu yang sekarang dinyatakan sebagai ancaman palsu (hoax) juga diterima oleh berbagai sekolah di New South Wales, Australian Capital Territory, Queensland dan Tasmania selama sepekan terakhir.
Menteri Pendidikan Victoria James Merlino mengatakan pengecekan yang dilakukan polisi menunjukkan asal telepon ini dari Nossal High School di Berwick, yang terletak sekitar 46 km dari pusat kota Melbourne.
"Sekolah tersebut sudah melakukan penyelidikan apakah sistem telekomunikasi mereka diretas, jadi sekolah sudah melakukan penyelidikan semaksimal mungkin. Sekarang kasus ini sudah ditangani oleh Polisi Victoria, dan sekolah tersebut dan Departemen Pendidikan bekerja sama penuh membantu" kata Merlino kepada ABC.
Merlino mengatakan kemungkinan besar ada unsur internasional yang terlibat. "Polisi Federal Australia terlibat dan badan internasional juga terlibat." katanya.
"Ini adalah hoax, namun hoax yang canggih, dan mungkin diperlukan waktu untuk bisa menangkap siapa yang melakukannya," tambahnya.
Merlino mengatakan setelah mendapat ancaman, guru dan para murid di berbagai sekolah ini dengan tenang mengikuti perintah evakuasi. Dia mengatakan pihak berwenang menangani ancaman ini dengan serius guna memastikan keamanan dan keselamatan sekolah.
Baca juga:
AU AS dan Boeing Bangun Air Force One Baru
Ledakan Bikin Lubang, Pesawat Somalia Mendarat Darurat