Rabu 12 Oct 2016 13:47 WIB

Perusahaan Riset Tawarkan Imbalan 50 Sen per Kutu

Anjing ini dipenuhi kutu jenis kutu anjing coklat di Kimberly dan tengah diobati oleh dokter hewan terpencil tidak lama setelahnya.
Foto: abc
Anjing ini dipenuhi kutu jenis kutu anjing coklat di Kimberly dan tengah diobati oleh dokter hewan terpencil tidak lama setelahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Tawaran dari perusahaan riset yang akan menebus kutu-kutu di Top End (utara Australia) dengan harga 50 sen [setara Rp 5000] telah memicu proyek sampingan. Warga yang berhasil mengumpulkan parasit penghisap darah itu akan mendapat imbalan bir gratis dan pengendali hama gratis.

Selama beberapa tahun terakhir, VetX, sebuah perusahaan yang berbasis di New South Wales telah mengumpulkan kutu dari seluruh Australia untuk kegiatan riset terkait penyakit hewan. “Kami tengah mencari pengobatan yang lebih baik untuk membasmi kutu dan memelihara anjing,” kata Andy Muller dari VetX.

Perusahaan ini menargetkan penduduk Kota Darwin dan para pebisnis yang mungkin bersedia mencari, mengikis dan mengirimkan kutu anjing berwarna coklat kepada mereka melalui paket pos. 

“Kota Darwin merupakan ibu kota kutu anjing di Australia. Ini ada kaitannya dengan iklim. Kutu anjing sangat menyukai cuaca hangat dan lembab. Ini juga terkait dengan banyaknya anjing di pinggiran kota. Itu sebabnya kami telah menargetkan Kota Darwin sebagai tempat utama untuk mengumpulkan kutu. Kami melihat kutu-kutu ini di utara Australia dan pesisir Timur, tapi Darwin tentu saja merupakan tempat berkumpulnya. Ini harus diabadikan di kartu pos suvenir,” kata Muller.

Kirim kutu via pos

Muller mengatakan, tawaran sebelumnya mendapat tanggapan 15 ribu sampel kutu yang dikirimkan ke perusahaan mereka. Untuk tawaran kali ini, mereka [perusahaan] berharap akan dapat mengumpukan 12 ribu ekor kutu anjing. Sayangnya, kutu-kutu ini tak bisa diambil dari anjing, karena kutu yang sudah menghisap tubuh hewan terlebih dahulu tak bisa menghisap lagi.

"Mereka harus tetap hidup dan tak menghisap. Jadi apa yang saya cari adalah tempat yang menjadi sarang mereka. Anda menemukan tempat yang mungkin memiliki 10 ekor kutu yang merayap di bawah perabot atau bingkai jendela, tapi kami sangat menginginkan tempat-tempat di mana mereka memanjat dinding," kata Muller.

"Seribu kutu dalam beberapa meter persegi. Kami menginginkan warga yang [bisa] mendapatkan lebih dari 400 atau 500 kutu dalam sekali waktu untuk membuatnya bisa diteliti.”

Tapi lalu bagaimana anda bisa mendapat kutu-kutu tersebut untuk para peneliti di NSW Utara? "Ambil pengki dan sapu dan sisirlah mereka dari sisi dinding atau di antara celah-celah," kata Muller.

Kolektor kutu disarankan untuk menuangkan kutu dalam wadah makanan, beri beberapa lubang di bagian atas, bungkus [kutu-kutu itu] dalam stocking tua dan kirimkan melalui pos atau dengan kurir. "Setelah Anda mengumpulkan kutu, anda bisa mengirimkan mereka dalam beberapa hari. Mereka tidak akan mati ketika diposkan selama Anda menjaganya tetap dingin," kata Muller.

Gagasan usaha mengumpulkan kutu anjing

Dengan [kesediaan] perusahaan membayar 50 sen [atau sekitar Rp 5.000), plus biaya kirim untuk setiap kutu yang diterima dalam keadaan hidup, tawaran aneh ini bisa sangat menggoda,” kata Muller.

Unggahan di media sosial mengenai pengumpulan kutu.
Sebuah pesan yang diunggah di situs 'Darwin Beer Community' yang mengajak orang mendonasikan kutu anjing mereka yang akan ditukar dengan bir atau pengendali hama gratis.

Muller mengatakan, dia juga akan pergi ke Darwin pada awal Desember nanti untuk melakukan pengumpulan kutu sendiri, dengan imbalan 50 sen untuk satu buah kutu yang ditawarkan kepada mereka. Meski demikian, mereka yang tidak bisa menunggu selama itu mungkin bisa mengambil imbalan satu paket bir dan sejumlah pengendali hama gratis.

Tawaran ini pekan lalu diunggah di media sosial komunitas ‘Darwin Beer Economy’, salah seorang pengusaha menawarkan untuk datang mengumpulkan kutu dari rumah-rumah warga sebagai bagian dari pihak ketiga yang mengumpulkan kutu untuk VetX.

sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/perusahaan-vetx-kumpulkan-kutu-anjing-dari-warga/7920518
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement