REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Prancis berencana melipatgandakan jumlah visa bagi warga Iran, menurut pernyataan Menteri Luar Negeri Jean-Marc Ayrault, saat Amerika Serikat mengeluarkan larangan berkunjung bagi Iran.
"Prancis ingin meningkatkan jumlah visa bagi warga Iran yang ingin mengunjungi Prancis dengan kondisi yang lebih baik," ujar Ayrault saat mengawali kunjungan kenegaraan ke Republik Islam tersebut.
"Proyek ini, yang ditujukan untuk melipatgandakan jumlah visa bagi warga Iran, harus diimplementasikan pada musim panas 2017," katanya dikutip dari Antara News.
Prancis selama ini mengeluarkan 41 ribu visa dalam setahun bagi warga Iran. Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya menyatakan akan melarang warga AS memasuki negara itu sebagai balasan atas kebijakan imigrasi yang dikeluarkan Presiden Donald Trump.
AS melarang sementara warga dari tujuh negara mayoritas Muslim memasuki AS. Ketujuh negara tersebut adalah Iran, Irak, Somalia, Yaman, Libya, Suriah dan Sudan.