Jumat 03 Mar 2017 14:17 WIB

Salju Longsor di Italia Tewaskan Tiga Orang

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Winda Destiana Putri
Sejumlah kendaraan merangkak di jalan menuju tertutup salju tebal menuju York, Inggris, hari ini (2/12)
Foto: PA
Sejumlah kendaraan merangkak di jalan menuju tertutup salju tebal menuju York, Inggris, hari ini (2/12)

REPUBLIKA.CO.ID, AOSTA -- Tiga orang tewas dan beberapa luka-luka dalam insiden salju longsor dua kali berturut-turut di Lembah Aosta, Italia Utara pada Kamis (2/3) waktu setempat. Ahli penyelamatan Alpine dari Guardia di Finanza mengatakan tiga korban berasal dari Jerman, Italia dan Belgia.

Ketiganya meninggal ketika longsoran salju pertama melanda Lembah Veny di dekat Mont Blanc di sebelah barat daya Courmayeur sebelum pukul 13:00 waktu setempat. Beberapa orang lain dari Italia, Jerman dan Belgia, juga terluka. Bahkan beberapa orang terluka serius. Kelompok ini dilaporkan sedang bermain ski ketika longsoran terjadi di Plan de la Gabba.

"Jumlah korban meningkat menjadi tiga di Lembah Veny," Layanan Pelayanan Pertolongan Nasional Alpine Italia (CNSAS) mengatakan melalui Twitter pada hari sebelumnya.

Lima korban cedera, termasuk dua orang Italia dan dua orang Belgia, digali dari salju dan diterbangkan dengan helikopter darurat untuk dilarikan ke rumah sakit Umberto Parini di Aosta. Sedangkan salah satu korban cedera yang belum teridentifikasi berada dalam kondisi kritis. Kini ia dalam perawatan intensif di rumah sakit, menurut kantor berita Italia ANSA.

Tim penyelamat Alpine dari kedua lembaga menghabiskan waktu berjam-jam untuk menggali salju di Lembah Veny dalam upaya untuk mencari korban cedera untuk diangkut ke rumah sakit dengan helikopter. Namun pada sore harinya seorang juru bicara dari Guardia di Finanza memastikan sudah tidak ada lagi korban yang belum ditemukan.

Dalam insiden terpisah, dua pemain ski lainnya dilanda longsoran kedua di Colle San Carlo, sekitar 100 mil di barat laut dari Turin. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat pada hari Kamis (2/3) tapi tidak terluka. Hujan salju lebat dan angin kencang dalam beberapa hari terakhir telah meningkatkan risiko longsor skala tiga dari kemungkinan lima poin di kawasan tersebut.

Sementara itu, kerabat dari 29 korban tewas dalam longsor baru-baru ini yang melanda Hotel Rigopiano pergi ke lokasi tragedi untuk pertama kalinya pada Kamis (2/3). Mereka mengheningkan cipta satu menit dan berdoa di hotel tempat orang-orang yang mereka cintai tewas di pegunungan Abruzzo pada bulan Januari lalu, dilansir dari Telegraph, Jumat (3/3).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement