Rabu 31 Jan 2018 20:10 WIB

Jumlah Warga Australia yang Bangkrut Meningkat pada 2017

Utang konsumen naik di Australia karena jumlah cicilan KPR yang semakin tinggi.

Suburb Craigieburn memiliki salah satu angka kebangkrutan tertinggi di Australia.
Foto: Reuters
Suburb Craigieburn memiliki salah satu angka kebangkrutan tertinggi di Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Jumlah warga Australia yang menyatakan diri secara resmi mengalami kebangkrutan mengalami peningkatan sebesar 6,1 persen pada 2017. Di 2016 terjadi kenaikan lima persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka tiga bulanan yang dikeluarkan Otoritas Keuangan Australia memberi gambaran berbeda mengenai masalah kebangkrutan ini dibandingkan masalah ekonomi lain yang menujukkan angka-angka yang lebih bagus. Menurut perusahaan yang bergerak di bidang pencarian mereka yang menunggak hutang (debt collection) Illion, di 2017 ada sekitar 32 ribu warga Australia yang menyatakan diri bangkrut.

Direktur Eksekutif Illion Simon Bligh mengatakan ada berbagai faktor yang menyebabkan seseorang menyatakan diri bangkrut. "Utang konsumen terus bergerak naik di Australia karena jumlah cicilan KPR yang semakin tinggi dan juga kenaikan harga untuk kebutuhan sehari-hari seperti listrik, gas, air, juga BBM dan juga kesehatan. Berbagai fakor ini ditambah dengan lemahnya tingkat kenaikan upah membuat banyak kantong pribadi warga Australia semakin terkuras," kata Bligh.

A graphic showing the number of Australian bankruptcies between 2013 and 2017.
Kebangkrutan pribadi naik enam persen di Australia di tahun 2017. Supplied: illion

Queensland paling banyak bangkrut

Jumlah warga yang menyatakan bangkrut paling banyak terjadi di Queensland, dengan 9.454 orang di 2017. "Di tahun itu di sana terjadi Badai Debbie, yang sangat mempengaruhi pariwisata dan proyek pertambangan, selain juga berkenaan dengan proyek infrastruktur pemerintah negara bagian," kata Bligh.

"Peristiwa besar seperti bencana lama tidak saja mempengaruhi keuangan pemerintah, namun juga menimbulkan dampak ekonomi buruk bagi perekonomian lokal, khususnya bisnis kecil dan menengah."

Wilayah pemukiman (suburb) Baldivis di Australia Barat merupakan kawasan yang paling banyak warganya bangkrut yaitu 103 orang, ini disebabkan karena menurunnya boom pertambangan di negara bagian tersebut.

Kebangkrutan per negara bagian di Australia tahun 2017
Di Queensland paling banyak bangkrut disusul NSW dan Victoria. Supplied: illion

Dua wilayah pemukiman di luar kota Melbourne, Pakenham (93 kebangkrutan) dan Craigieburn (88),serta Pimpama (88), yang terletak antara Brisbane dan Gold Coast di Queensland masuk dalam empat besar. Analisa yang dilakukan illion menunjukkan mereka yang menyatakan diri bangkrut dari sisi usia semakin muda, dengan rerata berusia 40,9 tahun di tahun 2017 dibandingkan 46,7 tahun di tahun 2013. Pria (57,4 persen) lebih banyak menyatakan bangkrut dibandingkan perempuan (42,6 persen).

10 suburb tertinggi secara nasional yang warganya menyatakan diri bangkrut di 2017

  Suburb, State Bankruptcies
1 Baldivis, WA 103
2 Pakenham, Vic 93
3 Craigieburn, Vic 88
3 Pimpama, Qld 88
4 Upper Coomera,, Qld 85
5 Blacktown, NSW 82
6 Caboolture, Qld 77
7 Orange, NSW 75
7 Southport, Qld 75
8 Dubbo, NSW 74
8 Point Cook, Vic 74
9 Morayfield, Qld 72
10 Kirwan, Qld 71
10 Berwick, Vic 71

Source: AFSA, illion

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

 

sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/bisnis-investasi/jumlah-kebangkrutan-meningkat-di-australia/9378620
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement