Kamis 01 Feb 2018 17:57 WIB

Intelijen Australia Amankan Dokumen Rahasia di ABC

ABC masih memiliki akses dokumen-dokumen tersebut, yang sekarang disimpan di brankas.

Petugas ASIO mendatangi kantor ABC di gedung Parlemen House di Canberra, Kamis (1/2) dini hari.
Foto: ABC
Petugas ASIO mendatangi kantor ABC di gedung Parlemen House di Canberra, Kamis (1/2) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Para petugas badan intelijen Australia ASIO berhasil mengamankan ribuan dokumen rahasia Kabinet Pemerintahan yang diperoleh ABC, dalam operasi Kamis (1/2) dini hari di Canberra dan Brisbane. Petugas membawa brankas ke kantor biro ABC di gedung Parliament House di Canberra dan studio South Bank di Brisbane sekitar pukul 01.00 pagi, beberapa jam setelah terungkapnya pelanggaran keamanan nasional.

ABC masih memiliki akses dokumen-dokumen tersebut, yang sekarang disimpan di brankas, dan negosiasi masih dilakukan antara pengacara ABC dan kantor Departemen Perdana Menteri dan Kabinet (PM & C). Pagi ini, mantan perdana menteri Kevin Rudd mengumumkan akan mengambil tindakan hukum terhadap ABC atas liputannya mengenai The Cabinet Files.

ABC mengungkapkan Rudd mendapatkan peringatan tentang "risiko kritis" dalam proyek pemasangan insulasi perumahan yang diadakan oleh pemerintahnya beberapa tahun silam. Departemen PM & C langsung menggelar penyelidikan pada Rabu, setelah terungkap banyaknya dokumen yang ditemukan dalam dua lemari arsip terkunci yang dibongkar ke depot perabot bekas di Canberra.

Penyelidikan itu menyelidiki bagaimana pelanggaran besar tersebut terjadi, dalam waktu satu jam setelah ABC mengungkapkan adanya dokumen-dokumen tersebut. Namun ABC mendapatkan informasi Kepolisian Federal Australia (AFP) belum bergabung dalam penyelidikan tersebut.

Terry Moran yang menjabat sekretaris Departemen PM & C dari 2008 sampai 2011, mengemukakan dampak dari kejadian yang menjadi berita utama ini sebenarnya sederhana. "Siapa pun yang bertanggung jawab menjual beberapa lemari arsip, yang menurutku terkunci, dan pastinya berat dengan semua surat-surat di dalamnya, tanpa memeriksa apa yang ada di lemari arsip itu, seharusnya diketahui dan dipecat," kata Moran kepada program 7:30 ABC.

"Saya mungkin akan memanggil AFP untuk melakukan penyelidikan," ujarnya.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.

 

sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/intelijen-australia-amankan-dokumen-negara-di-abc/9382644
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement