Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Australia Barat Alokasikan Rp 22 M Gaet Turis Asing

Sabtu 20 Oct 2018 16:22 WIB

Red: Ani Nursalikah

Menteri Pariwisata Australia Barat, Paul Papalia, mengatakan, kampanye baru ini akan meningkatkan jumlah turis.

Menteri Pariwisata Australia Barat, Paul Papalia, mengatakan, kampanye baru ini akan meningkatkan jumlah turis.

Foto: ABC News/Eliza Laschon
Turis Cina akan menjadi salah satu target kampanye pariwisata ini.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Pemerintah Australia Barat telah meluncurkan kampanye pariwisata internasional terbaru, dengan suntikan dana sebesar 2,2 juta dolar AS (setara Rp 22 miliar) untuk mempromosikan wilayah mereka sebagai Negara Bagian Road Trip.

Poin kunci

• Promosi ini akan digalakkan ke sembilan lokasi internasional
• Ini bertujuan untuk menargetkan pasar liburan sambil kerja dan mendorong liburan sambil road trip (perjalanan darat dengan mengemudi sendiri)
• Ada kekhawatiran akan keselamatan pengunjung asing di jalanan Australia Barat
Slogan ini akan digunakan untuk menjual liburan dengan mengemudi di Australia Barat ke pasar domestik dan sembilan lokasi internasional, termasuk Cina, Jerman dan Inggris. "Kami sekarang akan memasarkan tempat ini, terlepas dari hal lain, adalah tempat berkunjung untuk melakukan perjalanan yang unik," kata Menteri Pariwisata Australia Barat, Paul Papalia.

Ia mengatakan kelompok sasaran utamanya adalah pasar liburan sambil bekerja. "Tentu saja kami mendapat reputasi buruk karena bukan tempat yang baik untuk mencari kerja setelah periode lonjakan ... [kami akan] memberi tahu mereka ini adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi," kata Papalia.

"Orang-orang yang datang sebagai backpacker untuk bekerja di sektor perhotelan dan hortikultura kami, dan tinggal untuk jangka waktu yang lama, meningkatkan jumlah pengunjung kami, meningkatkan jumlah masa menginap kami, dan menghabiskan uang yang mereka hasilkan saat mereka ada di sini."

Data pariwisata Australia Barat dari bulan Juli menunjukkan jumlah pengunjung luar negeri hanya meningkat 1,1 persen selama 12 bulan hingga Maret 2018.
Australia Barat dibandingkan dengan Tasmania dan Wilayah Ibu Kota Australia (ACT), dua wilayah yang justru melonjak masing-masing 20 dan 15,8 persen.

Materi promosi itu merinci perjalanan road trip dari Great Southern Drive ke Indian Ocean Drive dan Gibb River Road. "Keliling Australia Barat dengan mengemudi artinya menikmati percakapan yang asyik, mendengar lagu favorit Anda, dan memandang kekayaan alam melalui beberapa lanskap paling ikonik Australia," demikian bunyi materi promosi itu.

Kekhawatiran akan keselamatan

Juru bicara Oposisi bidang Pariwisata di Australia Barat, Libby Mettam, mengatakan sungguh hal yang baik untuk melihat negara bagiannya dipromosikan, tetapi ia mengatakan ide menjual perjalanan jarak jauh seperti itu sebagai "road trip" bisa berpotensi menyesatkan.

"Berkendara ke Kununurra misalnya tentu bukan perjalanan, itu berpotensi menyesatkan," kata Mettam.

"Ketika Anda melihat beberapa negara yang menjadi target, dua jam perjalanan bisa membuat Anda melintasi seluruh wilayah negara mereka. Itu bahkan tidak akan membawa Anda ke Busselton (222 Km di selatan Perth)."

Promosi itu telah membuat operator transportasi Perth, yakni Adams menyampaikan kekhawatiran tentang keselamatan di jalanan Australia Barat, terutama jalan-jalan terpencil. "Saya yakin promosi itu adalah kampanye yang hebat," kata direktur pelaksana Adams Group, Adam Barnard.

"Saya hanya merasa kami harus berhati-hati dalam soal pasar kami yang secara tradisional mengemudi di sisi kanan jalan. Secara naluriah, ketika mereka menyalip dan sesuatu terjadi, mereka ingin pindah ke kanan saat kita bergerak ke kiri."

Barnard menyarankan agar promosi itu didukung dengan pesan keselamatan jalan untuk pengemudi internasional. Papalia mengatakan ia tidak khawatir tentang pengunjung asing di jalanan pedalaman.

photo
Turis Cina akan menjadi salah satu target kampanye pariwisata ini. (ABC Midwest and Wheatbelt: Laura Meachim)
"Jauh lebih banyak orang Australia Barat bertabrakan di sisi jalan yang salah daripada yang pernah dilakukan orang asing. Di pasar-pasar ini banyak di antaranya menggunakan sisi kiri dari pengemudi, kami tidak akan membatasi diri. Kami ingin menarik pasar, kami tentu ingin menarik pasar terbesar di dunia," katanya.

Promosi ini akan diluncurkan di pasar domestik bulan depan, menyusul sebuah promosi lain agar wisatawan tinggal di Perth sebagai tujuan liburan yang terjangkau.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

sumber : http://www.abc.net.au/indonesian/2018-10-20/gunakan-jargon-destinasi-road-trip-australia-barat-alokasika/10400222
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA